KARIMATA MEDIA, PAEMEKASAN – Momentum peringatan Hari Kartini menjadi pengingat penting bagi perempuan untuk terus melanjutkan perjuangan dalam meraih kesetaraan dan perlindungan, khususnya di tengah berbagai tantangan sosial saat ini.
Hal itu disampaikan oleh Umi Supraptiningsih, Koordinator Divisi Hukum Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pamekasan . menurutnya peringatan Hari Kartini tidak hanya sebatas mengenang sejarah, tetapi juga menjadi dorongan untuk melanjutkan perjuangan di berbagai sektor.
“Di momen Hari Kartini ini, kita bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi wajib melanjutkan perjuangan R.A. Kartini dalam memberikan kesempatan kepada perempuan untuk memperoleh akses kesetaraan,” ujarnya saat on air di Radio Karimata Pamekasan, Selasa (21/2026)
Guru besar UIN Madura itu menegaskan pentingnya peran perempuan, khususnya ibu, dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak melalui pengasuhan berbasis nilai agama.
“Peran ibu sangat diharapkan dalam mempersiapkan generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia, tentunya dengan fondasi ajaran agama,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi orang tua saat ini, yakni pengaruh pergaulan dan media sosial yang sulit dikontrol.
“Pergaulan anak-anak yang tidak bisa kita monitor menjadi tantangan. Oleh sebab itu orang tua harus betul-betul mengetahui aktivitas anak, dengan siapa mereka bergaul,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan pengawasan yang tidak menekan, melainkan penuh kasih sayang dan komunikasi yang terbuka.
“Orang tua harus ketat mengawasi, tetapi dengan cara yang cerdas dan penuh kasih sayang,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Umi mengajak seluruh perempuan untuk saling mendukung dan memperkuat peran dalam keluarga maupun masyarakat.
“Suara perempuan adalah kekuatan perubahan. Mari kita saling memberikan support dan menghantarkan anak-anak kita menuju kesuksesan,” pungkasnya. (Sukri/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura