LPS Perkuat Edukasi Keuangan, Hadirkan Kantor Perwakilan di Surabaya

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Masyarakat kini diajak lebih mengenal peran dan fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), khususnya melalui kehadiran Kantor Perwakilan LPS II di Surabaya yang semakin aktif mendekatkan layanan dan edukasi keuangan kepada publik.

Muhammad Faisal, Junior Sub Manager Divisi Surveilans dan Dukungan Resolusi LPS, menjelaskan bahwa LPS merupakan lembaga independen yang bertugas menjamin simpanan nasabah di bank serta menjaga stabilitas sistem perbankan nasional. Ia menyebut, LPS bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan memiliki sejumlah fungsi strategis.

“LPS menjamin simpanan nasabah seperti tabungan, deposito, giro, hingga sertifikat deposito. Selain itu, LPS juga berperan menjaga stabilitas sistem perbankan, melakukan resolusi bank, serta menyelesaikan permasalahan perusahaan asuransi yang dicabut izin usahanya,” ujarnya waktu talk show bersama Karimata, rabu (15/04/2026).

Ia menambahkan, dalam menjalankan fungsi menjaga stabilitas sistem keuangan, LPS tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Keuangan.

Lebih lanjut, Faisal menjelaskan bahwa tidak semua simpanan otomatis dijamin. Ada tiga syarat utama atau dikenal dengan “3T” agar simpanan nasabah dijamin LPS, yakni tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga tidak melebihi batas penjaminan, serta tidak terindikasi tindak pidana perbankan.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Satya Haprabu Polres Sumenep

“Jika syarat tersebut terpenuhi, simpanan nasabah dijamin hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Jadi masyarakat tidak perlu panik jika ada bank yang bermasalah, karena dana tetap bisa dikembalikan oleh LPS,” tegasnya.

Sementara itu, Benazhar Ahmad, Sub Manager Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan LPS, menjelaskan bahwa kehadiran Kantor Perwakilan LPS menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke daerah.

Ia menyampaikan, LPS mulai membuka kantor perwakilan pada 2024, yakni di Medan (KP I), Surabaya (KP II), dan Makassar (KP III). Khusus Kantor Perwakilan LPS II yang berada di Surabaya, wilayah cakupannya meliputi Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, hingga Kalimantan.

“Kantor Perwakilan LPS II resmi dibuka pada 30 Mei 2024 dan berlokasi di Pakuwon Tower lantai 27, Jalan Embong Malang Surabaya. Kami juga membuka layanan pengaduan nasabah bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang LPS,” jelasnya.

Selama hampir dua tahun beroperasi, Kantor Perwakilan LPS II telah melaksanakan sekitar 379 kegiatan yang meliputi edukasi, hubungan media, hubungan kelembagaan, CSR, hingga pengaduan nasabah. Selain itu, pihaknya juga terlibat dalam puluhan kegiatan surveilans dan resolusi bersama kantor pusat.

Baca Juga:  85% Tercapai! Disbudporapar Sumenep Yakin PAD Wisata 2024 Lampaui Target

Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan, LPS aktif menggelar berbagai program seperti seminar, kunjungan mahasiswa, LPS Goes to Campus, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Bahkan, LPS juga menjangkau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) seperti di NTB dan NTT.

“Melalui edukasi langsung dan kolaborasi dengan OJK serta perbankan, masyarakat tidak hanya diberikan pemahaman, tetapi juga langsung difasilitasi untuk membuka rekening sebagai langkah awal mengenal layanan keuangan formal,” ungkap Benazhar.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dalam memperkuat literasi keuangan. Sepanjang 2024–2025, LPS telah melaksanakan sekitar 180 kegiatan hubungan kelembagaan bersama BI, OJK, Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, serta berbagai perguruan tinggi.

Ke depan, LPS II berkomitmen untuk semakin aktif turun ke masyarakat melalui edukasi ke sekolah, komunitas, hingga media publik. Selain itu, program sosial juga akan terus diperluas agar kehadiran LPS dapat dirasakan secara nyata.

“Harapannya, LPS tidak hanya dikenal sebagai penjamin simpanan, tetapi juga menjadi mitra strategis masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan dan mendorong kesejahteraan ekonomi,” tutupnya. (Soleh/suk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *