KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Nakertrans) Pamekasan mengaku belum menerima informasi resmi terkait rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan, meski pemerintah pusat dikabarkan akan merekrut sekitar 30 ribu manajer.
Kepala Diskop UKM dan Nakertrans Pamekasan, Ahmad Saifuddin, mengatakan pihaknya justru mengetahui rencana rekrutmen tersebut dari media.
“Secara resmi kami tidak mendapatkan surat pemberitahuan. Saya justru mendengar dari media, maupun media sosial,” katanya saat on air di Radio Karimata, Selasa (21/04/2026).
Menurut dia, besar kemungkinan rekrutmen dilakukan langsung oleh pemerintah pusat melalui sistem daring, seperti program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) pada program sebelumnya.
“Kalau melihat pola sebelumnya, rekrutmen dilakukan melalui portal online, tidak manual,” jelasnya.
Saifuddin menegaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam proses tersebut, termasuk terkait jumlah formasi maupun penempatan di daerah.
“Semuanya pusat yang menentukan. Kami di daerah belum mendapat informasi apa pun,” tegasnya.
Ia menambahkan, pada program sebelumnya seperti tenaga pendamping koperasi, pemerintah daerah juga baru menerima informasi setelah penempatan dilakukan.
Terkait peluang bagi masyarakat Pamekasan, Saifuddin menyebut belum bisa memastikan kuota maupun mekanismenya. Ia berharap ada kejelasan dalam waktu dekat melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan minggu depan ada rapat koordinasi sehingga informasinya lebih jelas,” Pungkasnya, (Sukri/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura