Foto: Suasana seremonial penutupan Kejurkab KSMI Pamekasan dan pertandingan laga final.

MAN 2 Pamekasan Juara Kejurkab KSMI, Bibit Atlet Porprov Mulai Dijaring

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN– Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Pamekasan resmi berakhir. Ajang tersebut tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet muda potensial yang dipersiapkan untuk memperkuat Pamekasan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-X.

Dalam gelaran tersebut, MAN 2 Pamekasan keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati SMAGA B Pamekasan, disusul SMAGA A Pamekasan di peringkat ketiga dan SMA Negeri 4 Pamekasan sebagai juara keempat.

Ketua Pelaksana Kejurkab KSMI Pamekasan, Moh Azmi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan lancar.

“Terutama kepada 16 tim delegasi sekolah yang telah mengikuti Kejurkab, serta pihak keamanan dari Polres Pamekasan dan Kodim 0826,” ujar Moh Azmi.

Baca Juga:  Penipuan Berkedok Pengobatan Tradisional Ibu Ida Dayak di Pamekasan, Masyarakat Diminta Waspada

Ia juga mengapresiasi dukungan para sponsor yang turut membantu menyukseskan sekaligus memeriahkan pelaksanaan Kejurkab KSMI Pamekasan.

“Terima kasih juga kepada para sponsor, PT Pegadaian, CV Ayunda, Tangga Seribu, BAHSRA BIP, KM Print, Puri Dewata, Napote Fruid, Silver 21 dan TIDAR,” sambungnya.

Sementara itu, Sekretaris KSMI Pamekasan, Abd Hamid, mengatakan Kejurkab menjadi salah satu langkah strategis untuk melihat secara langsung kemampuan dan potensi para pemain yang nantinya dapat dipertimbangkan masuk dalam skuad Porprov Jawa Timur ke-X.

“Seleksi kami lakukan melalui Kejurkab. Dari sini kami bisa melihat potensi pemain yang layak masuk dalam tim Porprov Jatim ke-X,” katanya.

Menurut Hamid, pertandingan secara langsung memberikan gambaran yang lebih objektif bagi tim seleksi dalam menilai kemampuan pemain, mulai dari teknik, kondisi fisik hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.

Baca Juga:  DTSEN Jadi Rujukan Bansos, Banyak KPM PKH Pamekasan Tak Terima Bantuan

“Dengan sistem seleksi melalui kompetisi, tim seleksi lebih mudah memantau kemampuan setiap atlet. Pemain yang memiliki potensi akan kami catat dan dipantau lebih lanjut,” terangnya.

Atas selesainya seluruh rangkaian Kejurkab, Hamid kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama pelaksanaan dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan menyukseskan kegiatan ini,” tukasnya. (Fauzi/lum)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *