H. Alwi Beiq, Ketua KBIH Al-Mabrur Sekaligus Pembimbing. (Ist-Karimata)

Ketua KBIH Al-Mabrur : Pelayanan Haji Tahun Ini Lebih Baik, Hanya Di Mina Perlu Perhatian

KARIMATAMEDIA, MEKKAH – Jamaah haji yang tergabung dalam KBIH Al-Mabrur Pamekasan saat ini telah kembali ke hotel di Mekkah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina.

Ketua KBIH Al-Mabrur sekaligus Pembimbing, H. Alwi Beiq, menjelaskan secara umum pelaksanaan rangkaian ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) berjalan lancar. Namun, kendala utama yang dirasakan jamaah tahun ini terjadi pada sektor transportasi, khususnya saat perpindahan dari Mina menuju Mekkah.

Menurutnya, setelah sekitar 60 hingga 70 persen jamaah berhasil diberangkatkan menggunakan armada yang tersedia, layanan transportasi sempat tidak beroperasi sehingga sebagian jamaah harus berjalan kaki menuju hotel di Mekkah.

Baca Juga:  Sambut Hari Pers Nasional 2024, Kapolres Pamekasan Minta Dukungan Insan Pers Cegah Berita Hoax

“Alhamdulillah seluruh jamaah sekarang sudah berada di hotel di Mekkah. Kendala yang paling dirasakan memang pada transportasi, terutama saat kepulangan dari Mina ke Mekkah. Kami berjalan dari tenda ke jamarot sekitar 3 km dan dari jamarot ke hotel sekitar 2,8 km,” ujar H. Alwi Beiq saat On Air di Radio Karimata, Sabtu (30/05/2026).

Ia menilai fasilitas yang disediakan selama wukuf di Arafah tahun ini lebih baik dibanding sebelumnya. Lokasi tenda, menu makanan, serta jenis makanan yang diberikan kepada jamaah dinilai cukup memuaskan.

Baca Juga:  Perkuat Komitmen Pelayanan, PPIH Kloter 77 Sumenep Silaturahmi ke Kemenhaj Sumenep

“Untuk Armuzna tahun ini, lokasi tenda di Arafah beserta menu dan jenis makanannya lebih bagus. Hanya transportasinya yang masih ada kendala,” katanya.

Sementara itu, kondisi tenda dan toilet di Mina menurutnya cukup baik dan nyaman untuk jamaah. Namun, menu dan jenis makan beserta pengaturannya kurang maksimal. Selain itu, layanan transportasi dari Mina menuju Mekkah juga dinilai kurang memuaskan.

 “Untuk situasi di Muzdalifah no comment karena kami melaksanakan murur, hanya lewat dan tidak turun di Muzdalifah,” pungkasnya. (Melli/Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *