KARIMATAMEDIA, BANGKALAN – Dihari pertama pengerjaan perbaikan di KM 2,9, arus lalu lintas di Jembatan Suramadu sisi Madura masih terkendali meski diberlakukan satu lajur dari arah Surabaya menuju Madura, Kamis (27/08/2026) sore.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan IPDA Akhmad Jauhari mengatakan, penyempitan lajur membuat kendaraan mengalami perlambatan sekitar 200 meter dari titik pengerjaan. Kepadatan sempat terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, namun masih dapat dikendalikan petugas.
“Alhamdulillah masih lancar-lancar saja, Pak. Jadi memang ada perlambatan jalur karena diberlakukan hanya satu lajur saja. Dari arah Surabaya itu satu lajur saja, menuju Madura,” kata IPDA Jauhari saat On Air di Radio Karimata.
Menurut IPDA Jauhari, peningkatan volume kendaraan diperkirakan terjadi pada jam tertentu, terutama pagi menjelang jam kerja dan sore hari. Pola tersebut telah dipelajari petugas sejak pengerjaan berlangsung.
“Pagi hari menjelang jam kerja itu sekitar jam 06.30 sampai dengan jam 08.00. Terus untuk sore hari itu mulai ada peningkatan volume kendaraan jam 15.30 sampai dengan jam 18.00,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyempitan arus diberlakukan 1×24 jam dan diperkirakan berlangsung selama sekitar dua bulan. Untuk mengantisipasi kepadatan, personel Satlantas ditempatkan secara bergantian selama 24 jam.
“Kami menerjunkan anggota 24 jam bergantian,” ujarnya.
Sementara terkait keamanan konstruksi, Jauhari menyebut sebelum pengerjaan dilakukan, pihak pengelola telah melakukan pengujian dinamis dan melibatkan ahli di bidang tonase untuk memastikan kemampuan jembatan menerima beban kendaraan.
“Masalah berat dari kendaraan karena melaju pelan, ada risiko tidak kepada jembatan. Mereka jawab aman,” ungkap Jauhari.
Ia menjelaskan, kondisi kendaraan yang melaju lebih lambat akibat penyempitan lajur tidak menjadi persoalan terhadap konstruksi berdasarkan hasil koordinasi dengan tim teknis. Pengujian terhadap jembatan juga telah dilakukan sebelum pengerjaan dimulai.
“Ahli di bidang tonase. Jadi sebelum pengerjaan itu sudah dilakukan uji dinamis juga,” tegasnya. (Bam/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura