Lantik 85 Pejabat, Bupati Pamekasan Tegaskan ASN Tak Boleh Terapkan Budaya 3D

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 85 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jumat (31/7/2026) pagi, di Pendopo Ronggosukowati.

Dalam pelantikan tersebut, bupati mengingatkan para pejabat agar tidak menjadi ASN dengan pola kerja “D3″ atau hanya datang, duduk, dan duit.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, aparatur sipil negara dituntut tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

” Pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi, bukan sekadar mengisi kekosongan atau menjadi bagian dari jenjang karier. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu membawa perubahan positif bagi organisasi dan masyarakat,” Ujarnya kepada Jurnalis Karimata Media.

Pelantikan itu mencakup enam pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat Administrator, serta pejabat Pengawas. Enam pejabat eselon II yang dilantik yakni H. Mohamad Alwi sebagai Kepala BKPSDM, Raden Mohammad Syaiful Amin sebagai Kepala DPMPTSP, Mohammad Yusuf Wibiseno sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Dodid Kirnadi Hattazul Muslimin sebagai Kepala Bapperida, Ika Yulia Rakhmawati sebagai Kepala Dinas PUPR, dan Akhmad Dhofir Rosidi sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:  Korsleting Diduga Picu Kebakaran Laundry di Sumenep, Karyawati Tewas Terjebak Api

Selain enam kepala OPD tersebut, pelantikan juga mengukuhkan puluhan pejabat administrator pada jabatan strategis. Di antaranya Rachman Tamrin sebagai Sekretaris Badan Kesbangpol, Nur Aini sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmat Kurniadi Suroso sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda, Hasimuddin sebagai Camat Pademawu, Achmad Fachrurrazi sebagai Kepala Bagian Hukum Setda, Dwi Norkholis Ikhwan sebagai Camat Pamekasan, Junaidi sebagai Camat Pasean, Nur Arifin sebagai Camat Batumarmar, Syaifurrahman sebagai Camat Galis, Hasyim Abdurrahim sebagai Camat Palengaan, Mohammad Sukkur sebagai Camat Waru, Amir Chamdani sebagai Camat Tlanakan, Erta Maulita Susanto sebagai Camat Larangan, serta Bagus Irawan Ainul Nizhar sebagai Camat Proppo.

Sementara itu, jabatan pengawas juga mengalami penyegaran dengan pelantikan sejumlah kepala bidang, kepala seksi, kepala subbagian, hingga Lurah Jungcangcang. Seluruh pejabat yang dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab baru guna mendukung peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Jemaah Haji Pamekasan Kloter SUB 95 Tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya

“Pelantikan ini bukan akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jangan pernah memandang jabatan sebagai simbol kehormatan. Jabatan adalah amanah dan kontrak moral kepada masyarakat. Mari kita buktikan bahwa birokrasi Pamekasan adalah birokrasi yang melayani, bukan birokrasi yang minta dilayani. Jangan hanya datang, duduk, dan duit (D3), tetapi bekerjalah semaksimal mungkin untuk masyarakat,” tegas KH Kholilurrahman.

Ia juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran, mempercepat pelayanan publik, serta turun langsung mendengar kebutuhan masyarakat agar setiap persoalan dapat segera ditangani dengan solusi yang tepat.(Bambang/Ns)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *