Polisi Selidiki Penemuan Bayi dalam Kardus di Karang Penang, Pelaku Tinggalkan Pesan di Kertas

KARIMATAMEDIA, SAMPANG – Aparat kepolisian mengungkap kronologi penemuan bayi yang ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Dusun Nagasari Timur, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kasi Humas Polres Sampang, Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia mengatakan, anggota Polsek Karang Penang langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima informasi dari warga, anggota Polsek Karang Penang langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenaran adanya penemuan jenazah bayi di Dusun Nagasari Timur, Desa Tlambah,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Rasma (50) saat hendak berangkat ke Pasar Nagasari. Saat melintas di jalan tersebut, ia melihat sebuah kardus mencurigakan di pinggir jalan. Setelah diperiksa, di dalam kardus itu terdapat bayi yang telah dibungkus jilbab berwarna putih.

Baca Juga:  Madura United Tambah Amunisi Asing, Emerson Souza Jadi Harapan Bangkit Laskar Sape Kerrab

Di dalam kardus juga ditemukan ari-ari yang telah dipotong dan dimasukkan ke dalam plastik hitam, serta secarik kertas bertuliskan “Tolong kuburkan dengan layak”.

Mengetahui kondisi bayi sudah tidak bernapas, Rasma kemudian membawa bayi tersebut pulang dan memberitahukan kepada anaknya, Rispandi (28),” ucapnya.

Setelah memastikan bayi tersebut telah meninggal dunia, Rispandi kemudian mengumumkan penemuan tersebut melalui pengeras suara kepada warga sekitar serta menyiapkan proses pemakaman.

Baca Juga:  Gagal Edar, Puluhan Paket Rokok Ilegal Diamankan Polisi di Sampang

Dari hasil pemeriksaan awal tenaga medis, bayi tersebut diperkirakan baru lahir sekitar 1×24 jam. Anggota kami juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya kardus warna cokelat, plastik berisi ari-ari, jilbab putih yang digunakan untuk membungkus bayi, kain kasa, serta secarik kertas berisi pesan,” jelasnya.

Saat ini pihak kepolisian berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim dan petugas medis dari Puskesmas Karang Penang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum terhadap jenazah bayi guna kepentingan penyelidikan. (Bam/Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *