Medan Sulit, Warga Pamoroh Pikul Rangka Jembatan Sejauh 1 Kilometer

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN — Warga Desa Pamoroh melaksanakan gotong royong pembangunan jembatan penghubung antara Dusun Bamalakah dan Dusun Klompek, Senin (20/04/2026) pagi.

Adi menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat karena menjadi penghubung utama antar dusun di Desa Pamoroh, sekaligus jalur utama para siswa menuju sekolah setiap hari.

“Jembatan ini sangat penting karena jadi akses utama warga dan juga anak-anak sekolah,” ujarnya.

Pembangunan jembatan ini dilakukan secara swadaya masyarakat yang diinisiasi oleh salah satu tokoh masyarakat bersama dua kepala dusun setempat. Sejak awal, prosesnya melibatkan partisipasi warga, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga:  Kasus Wartawan JTV Belum Dilimpahkan, Kejari Pamekasan Tegaskan Sudah P21 Sejak Agustus

Menurut Adi, proses pengerjaan sudah dimulai sejak Januari 2026 dengan melakukan penggalangan dana kepada para simpatisan untuk membiayai pembangunan jembatan tersebut.

“Awalnya kami cari dana dulu ke simpatisan sejak bulan Januari, baru kemudian dibuatkan rangkanya oleh tukang las,” jelasnya.

Baca Juga:  MK Putuskan Sengketa Pilkada Pamekasan Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Saat ini, warga memasuki tahap pemindahan rangka jembatan dari lokasi tukang las menuju titik pembangunan yang berjarak sekitar satu kilometer. Proses tersebut dilakukan secara gotong royong dengan cara dipikul bersama karena medan tidak memungkinkan dilalui kendaraan.

“Materialnya diangkat ramai-ramai karena jalannya tidak bisa dilalui mobil,” tambahnya.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 28 meter dengan lebar 1,5 meter. (Ainul/Ayg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *