KARIMATAMEDIA, SAMPANG — Dalam rangka Rukyatul Hilal awal bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Lembaga Falakiyah cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sampang melaksanakan pemantauan hilal di Pelabuhan Taddan, Camplong, Selasa (17/02/2026) sore.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, KH. Itqon Bushiri, menyampaikan bahwa hasil pemantauan hilal di lokasi tersebut belum menunjukkan penampakan hilal yang memenuhi kriteria untuk penetapan awal Ramadan.
“Berdasarkan hasil rukyatul hilal yang dilakukan sore ini bersama tim, hilal belum terlihat,” ujar Kiai Itqon.
Ia menjelaskan, kegiatan rukyatul hilal ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap menjelang awal bulan hijriah penting, khususnya Ramadan, dengan melibatkan unsur ulama dan lembaga terkait sebagai bagian dari ikhtiar keagamaan.
Lebih lanjut, Kiai Itqon mengimbau kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kabupaten Sampang, agar tetap tenang dan tidak gelisah menyikapi adanya perbedaan penetapan awal Ramadan yang mungkin terjadi.
“Puasa Ramadan adalah ibadah. Karena itu, mari kita utamakan persatuan dan saling menghormati meskipun terdapat perbedaan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi sosial selama bulan Ramadan. Menurutnya, masyarakat yang tidak melaksanakan ibadah puasa diharapkan tetap menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah.
“Kami mengimbau agar aktivitas yang bersifat negatif atau dapat merugikan orang lain dikurangi. Hormati saudara-saudara kita yang sedang berpuasa, demi terciptanya suasana Ramadan yang aman, damai, dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (Bam/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura