KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Aksi pencurian dengan cara tidak biasa terjadi di wilayah Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Pelaku yang diduga beraksi dua kali dengan sasaran toko kelontong milik warga, bahkan seluruh aksinya terekam jelas kamera CCTV.
Kejadian pertama terjadi Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 05.00 WIB, di dalam toko kelontong milik Trisnawati, yang berlokasi di Dusun Polagan Utara, Desa Polagan, Kecamatan Galis. Selang beberapa hari kemudian, aksi serupa kembali terjadi pada Minggu, 25 Januari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.
Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya dua peristiwa pencurian tersebut. Ia mengatakan, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
“Pelaku belum berhasil diamankan. Saat ini masih dalam proses lidik dan anggota juga sudah turun ke lokasi kejadian untuk meninjau langsung,” kata IPDA Yoni Evan Pratama, Senin (02/02/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, modus pelaku terbilang tidak biasa. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku beraksi layaknya “ninja”, menggunakan tali untuk memanjat, lalu masuk ke dalam toko dengan cara membobol atap bangunan.
Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak sangat tenang dan terencana saat menjalankan aksinya. Setelah berhasil masuk ke dalam toko, pelaku langsung mengambil sejumlah barang dagangan yang ada di dalam toko kelontong tersebut sebelum melarikan diri.
IPDA Yoni menjelaskan, rekaman CCTV yang berhasil diamankan menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan.
“Aksi pelaku terekam jelas kamera CCTV. Ini menjadi bahan bagi penyidik untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada para pemilik toko dan pelaku usaha, khususnya toko kelontong, agar meningkatkan kewaspadaan dengan memasang sistem pengamanan tambahan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang memiliki toko, agar memasang pengaman tambahan seperti CCTV dan memastikan kondisi bangunan aman, terutama pada bagian atap,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap identitas serta keberadaan pelaku pencurian tersebut. (Lumi/Suk)
Karimata Media Dinamika Madura