KARIMATA.NET, SUMENEP – Dalam upaya penegakan disiplin serta mendukung program kerja 100 hari Presiden Prabowo Subianto, Polres Sumenep melakukan inspeksi mendadak terhadap ponsel milik anggotanya.
Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., mengatakan langkah ini bertujuan untuk memeriksa apakah ada aplikasi atau jejak riwayat judi online di ponsel mereka, serta memastikan anggota terhindar dari keterlibatan dalam praktik judi daring (Judol) dan pinjaman daring (Pinjol).
“Pemeriksaan ini adalah bentuk antisipasi agar tidak ada anggota yang terlibat dalam praktik judi daring ataupun pinjaman daring yang merugikan. Sebagai penegak hukum, penting bagi kami untuk tetap disiplin dan menjaga integritas,” ujarnya.
AKBP Henri menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari Gaktibplin (penegakan ketertiban dan disiplin) di lingkungan Polri, yang juga menyasar sejumlah aplikasi di ponsel anggota. Hal ini, menurutnya, merupakan respons atas maraknya kasus perjudian daring di masyarakat.
“Razia ini penting, terlebih dengan semakin mudahnya akses perjudian daring di kalangan masyarakat. Kami sebagai anggota kepolisian harus menjadi contoh dalam penegakan hukum,” lanjutnya.
AKBP Henri berharap langkah tersebut dapat mencegah pelanggaran disiplin serta kode etik Polri oleh personel Polres Sumenep. Ia juga mengingatkan bahwa terlibat dalam judi daring bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merusak reputasi dan integritas kepolisian.
Dalam inspeksi tersebut, Kapolres juga melakukan pemeriksaan digital melalui aplikasi mesin pencarian, serta memverifikasi nomor telepon yang digunakan oleh setiap anggota. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada aktivitas yang mengarah ke perjudian atau hal-hal yang melanggar aturan institusi.
“Anggota kepolisian harus menjaga integritas dan nama baik institusi. Selain berbahaya bagi diri sendiri, keterlibatan dalam perjudian daring dapat mempengaruhi keluarga serta mencoreng nama institusi yang diwakilinya,” pungkasnya.
Dengan langkah tegas ini, Polres Sumenep berharap dapat menciptakan suasana kerja yang disiplin, bersih, dan jauh dari praktik pelanggaran hukum maupun kode etik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. (Ziyad/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura
