KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Satlantas Polres Pamekasan akan melakukan pengalihan arus lalu lintas dalam rangka pengamanan keberangkatan jemaah haji tahun 2026.
IPDA Yoyok Tri Cahyono, S.H., KBO Satlantas Polres Pamekasan, menyampaikan bahwa jemaah haji asal Pamekasan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 73, 74, 75, dan 76.
“Pengamanan kami mulai Sabtu (09/05/2026) pukul 21.00 WIB. Kloter 73 berangkat pukul 03.00 WIB dari Masjid Agung Asy Syuhada Pamekasan, kemudian kloter 74 pukul 09.30 WIB, kloter 75 pukul 10.30 WIB, dan kloter 76 pukul 13.00 WIB,” ujarnya saat On Air di Dinamika Madura, Selasa (05/05/2026).
Ia menjelaskan, Polres Pamekasan menyiapkan sekitar 539 personel gabungan untuk pengamanan dan pengawalan. Selain itu, disiapkan empat unit mobil pengawalan dari Satlantas serta empat unit mobil pengawal penutup dari Satsamapta.
“Ramp check sudah dilakukan bersama Dishub Pamekasan terhadap bus yang akan digunakan, yakni dari PO Mandala dan PO Kalisari. Selain itu, kami juga akan melakukan tes kesehatan dan tes urine terhadap kru bus guna memastikan kesiapan pengemudi,” tambahnya.
Pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan dalam dua sesi, yakni sesi pertama pukul 21.00 hingga 06.00 WIB dan sesi kedua mulai pukul 06.00 WIB hingga seluruh rangkaian keberangkatan selesai.
Pengalihan arus diberlakukan di sejumlah titik jalur terluar, di antaranya Pos 1 Perempatan Jokotole, Pos 2 Pertigaan Gurem, Pos 3 Perempatan Pegadaian, Koramil Kota, Simpang Tiga Goyang Lidah, Simpang Tiga Food Colony, Simpang Empat Bina Marga Jokotole, Simpang Tiga Cemerlang, serta Simpang Tiga Cokroatmojo Jalan Diponegoro.
Di setiap pos, petugas menempatkan minimal dua personel lalu lintas yang diperkuat oleh personel Polres, Polsek, Dishub, Kodim, dan Satpol PP.
“Jalur terluar akan kami batasi khusus bagi kendaraan pengantar jemaah agar tidak terjadi kepadatan,” tegasnya.
Selain itu, Polres Pamekasan juga menyediakan layanan ojek gratis yang melibatkan Polwan dan Polki bagi jemaah yang membutuhkan, termasuk kendaraan roda empat dan ambulans untuk jemaah dengan kondisi khusus seperti pengguna kursi roda.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengantar jemaah agar membatasi jumlah kendaraan serta selalu berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas selama proses keberangkatan berlangsung. (Melli/Faz)
Karimata Media Dinamika Madura