Jatah Pupuk Bersubsidi Tahun 2024 di Pamekasan Berkurang Hampir 50 Persen

Ekonomi, News829 Dilihat

KARIMATA.NET, PAMEKASAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, menyatakan untuk jatah alokasi pupuk  bersubsidi yang diterima petani di daerahnya dari pemerintah pusat tahun 2024 ini menurun drastis.

Nolo Garjito, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan mengatakan tahun 2024 ini DKPP Pamekasan mendapatkan jatah 14 ribu ton Pupuk Urea dan NPK Phonska 10 ribu ton selama 1 tahun.

“Ini berkurang hampir 50 %, tahun lalu itu 24 ribu ton pupuk urea dan NPK 18 ribu ton,” ujarnya kepada Jurnalis Karimata.net, Selasa (16/01/2024) siang.

Ia menyampaikan bahwa pengurangan tersebut dari Pemerintah Pusat atau Kementerian Pertanian RI langsung.

“Nanti pupuk itu turun ke Provinsi, lalu dibagi lagi ke 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Kami di Pamekasan belum tau dapat jatah berapa,” tegasnya.

Nolo menyebut, pihaknya akan memberikan pemahaman kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di Pamekasan bahwa ada pengurangan pupuk, sehingga para petani bisa memanfaatkan pupuk organik dan lainnya.

“Sebenarnya pupuk kimia ini tidak bagus terhadap tanah jika terus menerus menggunakannya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *