KARIMATA MEDIAN, PAMEKASAN – Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah cepat dan tegas Kepolisian Republik Indonesia dalam mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk kasus penimbunan solar subsidi yang berhasil diungkap Polres Pamekasan, Kamis (07/05/2026)
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, penindakan tersebut merupakan bentuk nyata upaya menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran serta melindungi masyarakat dari praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah cepat dan tegas Kepolisian Republik Indonesia dalam mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM subsidi di berbagai wilayah di Jawa Timur. Penindakan ini merupakan upaya menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran serta melindungi masyarakat dari praktik-praktik ilegal yang merugikan,” ujarnya. Kepada jurnalis Karimata Media.
Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga penyaluran dan pendistribusian BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku. Berbagai upaya pengawasan dan monitoring juga terus dilakukan terhadap mitra maupun lembaga penyalur BBM subsidi.
“Apabila terbukti melakukan pelanggaran, tentunya secara pidana akan diputuskan dalam ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, kami juga akan menjatuhkan sanksi tegas, baik itu pembinaan maupun hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” tegas Ahad.
Sebagaimana diberitan Karimata Media, personel Polsek Tamberu yang dipimpin langsung Kanit Reskrim mengamankan terduga pelaku di pinggir jalan raya Tamberu, Desa Blaban, Rabu (6/5/2026) malam.sekitar pukul 23.30 WIB.
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas sebuah minibus Suzuki Carry bernomor polisi D 1604 PJ. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku diketahui membeli solar bersubsidi secara bertahap dari SPBU Sotabar untuk kemudian ditimbun.
“Terduga pelaku AM (49), mengumpulkan solar tersebut dalam kurun waktu beberapa hari. Sebanyak 15 jerigen dengan total volume sekitar 525 liter berhasil kami amankan sebelum sempat didistribusikan kepada pembeli,” jelasnya. (Sukri/Ans)
Karimata Media Dinamika Madura