Foto: Petugas Saat Survei di Lokasi Pengerjaan

Perbaikan Jalan Simpang Tiga Tangkel Dimulai, Polres Bangkalan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

KARIMATAMEDIA, BANGKALAN — Satuan Lalu Lintas Polres Bangkalan memastikan rencana perbaikan jalan di simpang tiga Tangkel mulai dikerjakan hari ini (Senin 02/2/2026). Meski demikian, hingga pukul 11.27 WIB siang hari proses pengerjaan belum dimulai karena masih menunggu kesiapan material dan proses penggalian jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, IPDA Jauhari, menjelaskan bahwa secara kesiapan teknis, alat berat telah berada di lokasi. Tercatat, sebanyak empat unit alat berat sudah didatangkan untuk mendukung proses perbaikan jalan tersebut.

“Rencana pengerjaannya memang hari ini, cuma belum dimulai. Alat berat sudah datang empat unit, tinggal menunggu material dan proses penggalian jalan,” jelas IPDA Jauhari saat on air di Dinamika Madura, Senin (02/2/2026) siang.

Baca Juga:  Laka Lantas di Jalan Raya Samatan Proppo, Pengendara Motor Luka-Luka

Ia menambahkan, selama proses perbaikan berlangsung, pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas guna meminimalisir kemacetan. Untuk arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Madura, jalan tidak akan ditutup total. Namun, sistem buka tutup jalan tetap akan diberlakukan selama proses perbaikan berlangsung.

“Dari arah Surabaya tidak ditutup total, tapi kami alihkan langsung belok kiri. Untuk putar baliknya diarahkan di depan gardu PLN, kemudian langsung menuju arah Pamekasan. Rekayasa ini diberlakukan terutama saat penggalian jalan,” terangnya.

Baca Juga:  Angin Puting Beliung Terjang Atap Musholla, Terbang Hingga 15 Meter 

Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Pamekasan dipastikan masih aman dan dapat melintas seperti biasa.

IPDA Jauhari juga menegaskan pihaknya menargetkan pengerjaan perbaikan jalan tersebut selesai sebelum tanggal 10. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan menjelang arus mudik.

“Kami sudah komunikasi dengan pekerjanya, mewanti-wanti untuk pengerjaan selesai sebelum tanggal 10, maksimal tanggal 10 harus sudah rampung. Kami khawatir akan mengganggu arus mudik,” pungkasnya. (Ayu/Lum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *