Perempuan Asal Proppo Dilaporkan Hilang Sejak 16 April

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN — Seorang warga bernama Abd Adzim melaporkan kehilangan adik kandungnya ke Studio Radio Karimata pada Sabtu (23/04/2026) malam. Laporan tersebut diperkuat dengan Surat Keterangan Kehilangan Nomor: SKHO/13/2026/SPKT/Polres Pamekasan.

Berdasarkan keterangan dalam surat tersebut, peristiwa hilangnya korban bermula pada Kamis (16/04/2026). Pelapor menerima informasi dari saudaranya, Hotijah, bahwa Sehroh berpamitan melalui pesan WhatsApp untuk merantau ke Surabaya guna mencari pekerjaan. Namun hingga saat ini, yang bersangkutan belum memberikan kabar dan tidak dapat dihubungi melalui telepon maupun WhatsApp.

Saat On Air di Radio Karimata pada Sabtu malam (23/04/2026), Abd Adzim mengungkapkan kronologi hilangnya sang adik.

“Hilangnya itu dari malam Kamis sekitar jam 12 malam sampai sekarang belum diketahui. Untuk pakaian terakhir yang dipakai saya tidak tahu, cuman pas jam 11 malamnya ia masuk ke kamar, terus saudara saya yang ada di rumah itu tidak tahu, tiba-tiba hilang,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa korban membawa beberapa pakaian berupa daster dengan berbagai warna.

 “Cuman baju yang dibawa itu daster warna merah maron, sama hitam, coklat, dan warna toska, itu semuanya daster. Sebelumnya belum sempat komunikasi, jadi memang tidak ada permasalahan ini. Sudah dilakukan pencarian ke Palengaan, Proppo, dan lingkungan kota,” lanjutnya.

Pihak keluarga juga sempat mendapatkan informasi keberadaan korban di kawasan Arek Lancor, Pamekasan, pada Rabu (22/04/2026) sore.

“Tadi malam sempat cari, kata saudara saya sempat ketemu di kawasan Arek Lancor sesudah ashar, pakai daster warna merah ada bintik-bintiknya, itu memang betul bajunya seperti itu, dan bawa kresek plastik hitam. Sempat orang yang ketemu itu ngasih nasi bungkus katanya,” terangnya.

Adapun ciri-ciri korban, Sehroh (30), perempuan, tinggi badan sekitar 165 cm, berkulit sawo matang, dengan kondisi fisik berbadan gemuk dan berperawakan sedang. Ia merupakan warga Dusun Gaga’an RT/RW 001/002, Desa Rang Perang Daya, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Ia juga menambahkan ciri khusus pada korban.

“Ciri-ciri lain tangannya yang kiri lemas, tidak bisa dia angkat atau menggenggam,” imbuhnya.

Pihak keluarga berharap kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan korban agar segera melaporkan. Informasi dapat disampaikan melalui WhatsApp di nomor 08113451033 atau telepon 087786661033. (Ainul/Lum)

Baca Juga:  Sinergi & Komitmen Polres dan Jurnalis di Pamekasan Ciptakan Kondusifitas Usai Pileg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *