Angin Kencang Terjang 7 Kecamatan di Pamekasan, 26 Desa Terdampak

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Bencana cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, Kamis (5/3/2026). Berdasarkan data terbaru hingga pukul 22.01 WIB, tercatat sebanyak 7 kecamatan dengan 26 desa dan kelurahan terdampak.

Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosyidi, menyampaikan bahwa dampak angin kencang tersebut bervariasi, mulai dari pohon tumbang, rumah warga rusak hingga tiang listrik roboh yang sempat mengganggu akses jalan di beberapa titik.

“Dari hasil pendataan sementara, terdapat tujuh kecamatan yang terdampak dengan total 26 desa dan kelurahan. Saat ini sebagian lokasi sudah dilakukan asesmen oleh petugas di lapangan,” ujarnya.

Di Kecamatan Tlanakan, kejadian tercatat di enam desa, yakni Desa Ambat dan Desa Larangan Tokol yang mengalami pohon tumbang. Sementara di Desa Larangan Slampar dilaporkan pohon tumbang menimpa rumah warga. Selain itu, rumah rusak juga dilaporkan terjadi di Desa Dabuan, Desa Kramat, dan Desa Terrak.

Baca Juga:  Aliansi Supporter Madura, Rangkul Komunitas Satukan Suara Dukung Madura United

“Di Kecamatan Pademawu, kejadian terjadi di Desa Sumedangan berupa pohon tumbang serta di Desa Tanjung yang dilaporkan mengalami pohon tumbang disertai kerusakan rumah warga,” tambahnya.

Sementara di wilayah Kecamatan Pamekasan, dampak bencana tercatat paling banyak. Di antaranya terjadi di Kelurahan Patemon dan Teja Timur yang mengalami pohon tumbang serta kerusakan rumah.

“Di Desa Bettet, sebuah tiang listrik dilaporkan roboh hingga mengganggu akses jalan. Kerusakan rumah juga terjadi di Desa Toronan, Kelurahan Kolpajung, Kelurahan Kowel, dan Desa Jalmak,” jelasnya.

Baca Juga:  Evakuasi Hari Ketujuh, Tim SAR Temukan 6 Jenazah di Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny

Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Barkot dan wilayah Lawangan Daya. Di Kelurahan Bugih, bangunan SMA Negeri 4 Pamekasan juga dilaporkan terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.

Di Kecamatan Proppo, kejadian serupa tercatat di lima desa, yakni Desa Samiran yang mengalami pohon tumbang disertai kerusakan rumah, serta Desa Candi Burung, Toket, Batukalangan, dan Jambringin yang dilaporkan mengalami kerusakan rumah warga.

“Di Kecamatan Galis, kerusakan rumah dilaporkan terjadi di Desa Konang. Kemudian di Kecamatan Palengaan, kejadian dilaporkan terjadi di Desa Angsanah dan Desa Poto’an Laok. Sementara di Kecamatan Kadur, dampak bencana tercatat di Desa Kadur.” Pungkasnya. (Bam/Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *