KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Biosolar untuk nelayan di Kabupaten Pamekasan tetap terpenuhi sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah, menyusul keluhan nelayan terkait kesulitan memperoleh BBM subsidi dalam sepekan terakhir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jatim Balinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa Pertamina menjalankan penugasan pemerintah untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, termasuk nelayan, dengan menyalurkan BBM subsidi sesuai kuota dan melalui lembaga penyalur resmi yang telah ditentukan.
“Sebagai bagian dari penugasan pemerintah, Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, termasuk BBM subsidi bagi nelayan, sesuai kuota dan titik layanan jual yang berlaku,” ujar Ahad.
Keluhan nelayan mencuat pada Kamis (5/2) lalu, ketika sejumlah nelayan di Pamekasan mengaku kesulitan mendapatkan Biosolar untuk melaut. Kondisi tersebut disinyalir karena penyaluran Biosolar tidak diterima secara penuh sesuai peruntukan.
Menanggapi hal itu, Ahad menegaskan hingga saat ini tidak ada kebijakan pembatasan pembelian maupun pengurangan kuota Bio Solar bagi nelayan. Berdasarkan informasi di lapangan, aktivitas nelayan justru sedang berkurang akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Dari hasil pemantauan, nelayan saat ini mengurangi aktivitas melaut karena angin kencang. Untuk ketersediaan BBM, di Pamekasan terdapat 16 lembaga penyalur. Realisasi penyaluran hingga 4 Februari 2026 mencapai 3.489 kiloliter atau 102 persen dari kuota berjalan tahun 2026. Artinya, penyaluran justru sudah melebihi kuota,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi dan upaya normalisasi penyaluran, Pertamina Patra Niaga melalui supply point Terminal BBM Camplong juga telah menyalurkan tambahan stok Biosolar sebanyak 8 kiloliter.
“Dengan tambahan stok ini, diharapkan proses penyaluran dapat kembali normal sehingga nelayan di Kabupaten Pamekasan dapat melaut dengan aman dan tenang,” kata Ahad.
Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga secara paralel terus melakukan monitoring penyaluran BBM subsidi khusus nelayan guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Monitoring akan terus kami lakukan agar BBM subsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak,” pungkasnya. (Sukri/Ayg)
Karimata Media Dinamika Madura