KARIMATAMEDIA, SUMENEP – Sebanyak 52 korban dari insiden terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Sunarto, warga Masalembu yang turut membantu para korban, mengatakan dari 52 orang yang dievakuasi, 51 orang berada di Sepandar, sementara satu orang harus mendapat perawatan di rumah sakit.
“Satu ada di rumah sakit, yang lain sehat semuanya. Yang lain ada di Sepandar, 51 orang,” kata Sunarto.
Menurut Sunarto, korban yang dirujuk ke rumah sakit mengalami trauma karena anaknya hingga kini belum ditemukan. Korban tersebut disebut terus menangis setelah sebelumnya melompat saat kejadian sambil membawa anaknya.
“Katanya trauma, karena waktu melompat itu bawa anak katanya. Jadi itu yang ada di rumah sakit, nangis terus,” ujarnya.
Dari total korban yang dievakuasi, terdapat satu anak laki-laki yang diperkirakan berusia sekitar lima tahun. Sementara korban lainnya didominasi laki-laki, sedangkan jumlah korban perempuan sekitar empat orang.
Sunarto menambahkan, bantuan untuk para korban juga datang dari masyarakat. Bantuan tersebut berupa makanan, air minum, pakaian dan kebutuhan lainnya. Ia bersama organisasi Rawatan Samudera turut memberikan bantuan kepada para korban.
“Kalau dari Pemkab saya kurang tahu, kalau masyarakat banyak yang bawa. Termasuk dari saya, ini organisasi saya, Rawatan Samudera, membantu termasuk makanan, pakaian,” ungkapnya.
Untuk penanganan para korban, Sunarto menyebut terdapat unsur kepolisian, pihak terkait, serta masyarakat yang membantu di lokasi. Ia menyebut para korban berada di kantor di wilayah Sepandar yang digunakan sebagai tempat berkumpul dan mendapatkan bantuan.
Sementara terkait proses pencarian korban lainnya, Sunarto menyebut informasi yang diterimanya masih terbatas. Ia mengatakan terdapat satu kapal ponton yang membawa para korban menuju Kalimantan.
“Yang bawa kapal ponton ke Kalimantan. Satu, satu kapalnya yang bawa,” pungkas Sunarto. (Bam/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura