KARIMATAMEDIA, SUMENEP – Kebakaran menghanguskan dapur dan kandang sapi milik Sunaidi (45), warga Dusun Pordapor Timur, Desa Pordapor, Kecamatan Guluk-Guluk, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.
Camat Guluk-Guluk, Mohammad Halil Rosihan mengatakan bahwa kebakaran diduga bermula saat korban menyalakan api pada tumpukan jerami untuk mengusir nyamuk di kandang sapi.
“Korban menyalakan api di tumpukan jerami (kampowan) yang biasa dilakukan oleh warga desa pada umumnya untuk mengusir nyamuk di kandang sapi,” katanya.
Setelah menyalakan api, korban kemudian meninggalkan kandang untuk melaksanakan salat Maghrib. Namun, api dengan cepat merambat ke gedek dan benda-benda mudah terbakar di sekitar kandang.
“Setelah terbakar ditinggalkan oleh korban untuk salat Maghrib, nah kemudian api langsung melalap gedek dan benda yang mudah terbakar di sekitar kandang,” tambahnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergotong royong melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Upaya itu juga dilakukan untuk mencegah api semakin meluas.
“Warga berhasil menyelamatkan tiga ekor sapi dan satu ekor sapi tidak bisa diselamatkan karena terjebak di dalam kandang,” jelasnya.
Selain menyebabkan satu ekor sapi mati, kebakaran tersebut juga mengakibatkan bangunan kandang dan dapur milik korban mengalami kerusakan. Warga bahkan merobohkan kedua bangunan tersebut untuk memutus penjalaran api.
“Korban jiwa tidak ada, hanya berupa kandang sapi, dapur, dan satu ekor sapi yang mati karena terjebak di dalam kandang,” ucapnya.
Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba dilokasi dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Penanganan petugas membuat api dapat segera dikendalikan.
“Mobil Damkar datang sangat cepat ke lokasi, sehingga api bisa cepat dikendalikan.” Tutupnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta. (Ain/Bam)
Karimata Media Dinamika Madura