KLM Sinar Reski II Saat Dievakuasi ke Dermaga Branta. (Ist-KarimataMedia)

KLM Sinar Reski II Berhasil Dievakuasi ke Dermaga Branta, Enam Awak Selamat

KARIMATAMEDIA, SURABAYA – KLM (Kapal Layar Motor) Sinar Reski II yang mengalami patah as propeller saat berlayar dari Surabaya menuju Bima, berhasil dievakuasi ke Dermaga Branta, Pamekasan, Kamis (10/09/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SMC operasi SAR, memastikan seluruh awak KLM Sinar Reski II dalam kondisi selamat.

“Seluruh awak kapal dipastikan selamat,” kata Nanang.

Enam awak kapal yang selamat masing-masing Imam Juliadi (37) sebagai nahkoda, Wildan (22) sebagai mualim, Irwan (45) sebagai KKM, Muh Muursalin (58) sebagai masinis, Ferman Rahmatullah (23) dan Muhammad Nur (43) sebagai juru mudi.

KLM Sinar Reski II sebelumnya mengalami patah as propeller pada Rabu (09/09/2026) sekitar pukul 22.00 WIB saat melintas di perairan Selat Madura, sebelah timur Pulau Kambing.

Baca Juga:  Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Pamekasan Perkuat Sinergi Pengamanan Nataru

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh pemilik kapal kepada anaknya dan diteruskan ke Kantor SAR Kelas A Surabaya pada Kamis sekitar pukul 04.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan itu, SMC mengerahkan satu tim rescue bersama KN SAR 249 Permadi menuju lokasi kapal. KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi sekitar pukul 05.00 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 08.52 WIB.

Setelah tiba, tim SAR berkomunikasi dengan enam awak KLM Sinar Reski II untuk memastikan kondisi mereka. Pada pukul 09.21 WIB, Pos SAR Sumenep kemudian mendapat informasi bahwa AHT Tegap Jaya dikerahkan Medco Energi Sampang Pty Ltd untuk membantu proses penarikan kapal.

Baca Juga:  LPS dan UIN Madura Kolaborasi Dorong Edukasi Keuangan di Kampus

AHT Tegap Jaya tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WIB dan langsung melakukan penarikan KLM Sinar Reski II menuju Dermaga Branta. Selama perjalanan, KN SAR 249 Permadi mengikuti dari belakang untuk melakukan pengawalan.

Sesampainya di Dermaga Branta, tim Kantor SAR Kelas A Surabaya yang dipimpin Kasi Operasi dan Siaga SAR berkoordinasi dengan pihak terkait. Setelah kondisi kapal dan awak dipastikan aman, proses penanganan selanjutnya diserahkan kepada pihak terkait.

Operasi tersebut melibatkan Kantor SAR Kelas A Surabaya, Medco Energi Sampang Pty Ltd, AHT Tegap Jaya, UPP Branta, Pos TNI AL Pasongsongan, serta Satpolairud Pamekasan. (Mel/Bb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *