KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Tumpukan ban yang berada di area lapangan tembak Brimob di Jalan Nyalaran, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, terbakar pada Rabu (9/9/2026) sore.
Tim 113 Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pamekasan menerima laporan kejadian sekitar pukul 15.24 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.34 WIB. Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman sekaligus pendinginan.
Zainuddin, Kasi Ops dan Pengendalian Kebakaran Damkar Pamekasan menyebutkan, objek yang terbakar merupakan tumpukan ban di lapangan tembak Brimob.
“Tim 113 Damkar melakukan pemadaman sekaligus pendinginan begitu sampai di lokasi, tidak ada korban terdampak maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut,” jelasnya.
Penanganan kebakaran selesai dilakukan sekitar pukul 16.10 WIB. Sementara penyebab kebakaran dan jumlah kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
“Dalam penanganan tersebut, personel Regu 02 Damkar Pamekasan dibantu anggota Brimob. Kondisi di lokasi dilaporkan aman, terkendali dan kondusif. Untuk penyebab masih dalam tahap penyelidikan.” Pungkasnya.
Sebelumnya, Karimata Media menerima informasi awal dari pendengar mengenai dugaan kebakaran lahan di Jalan Raya Nyalaran, tepatnya di belakang Brimob Pamekasan.
Informasi tersebut pada saat itu merupakan dugaan berdasarkan laporan awal dari pendengar, sehingga belum dapat dipastikan mengenai objek yang terbakar maupun penyebab kejadian.
Setelah menerima informasi tersebut, Karimata Media kemudian melakukan update dan klarifikasi kepada pihak Damkar Kabupaten Pamekasan. Karimata Media juga memperoleh klarifikasi dari Bripda Robi, PID Brimob Batalyon D Pelopor, bahwa kejadian tersebut bukan kebakaran lahan, melainkan tumpukan ban yang berada di area lapangan tembak Brimob.
“Itu bukan kebakaran lahan melainkan kebakaran ban yang ada di lapangan tembak.” Tandasnya.
Hingga berita ini ditulis, Bripda Robi yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan sambungan telepon terkait penyebab kebakaran belum memberikan respon. (Ain/Bb)
Karimata Media Dinamika Madura