KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Sepak bola amputasi tak hanya bicara soal pertandingan dan kemenangan. Di Pamekasan, olahraga ini juga menjadi jalan untuk menumbuhkan kepedulian dan membuka ruang yang lebih setara bagi penyandang disabilitas.
Semangat tersebut akan dibawa dalam pelantikan pengurus Asosiasi Sepak Bola Amputasi Indonesia (ASKAB PSAI) Kabupaten Pamekasan, yang digelar di Pendopo Ronggosukowati, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu tidak sekadar menjadi agenda pelantikan. ASKAB PSAI Pamekasan juga menyiapkan bakti sosial kemanusiaan bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Mengusung tema “Reinternalisasi Semangat Sportivitas dalam Penguatan Solidaritas Sosial”, kegiatan ini menjadi langkah awal kepengurusan baru untuk membawa sepak bola amputasi tidak hanya sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai ruang membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ketua ASKAB PSAI Pamekasan, Sugianto atau yang akrab disapa Dimas Beruntung, mengatakan olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat tanpa melihat keterbatasan yang dimiliki seseorang.
“Olahraga, khususnya sepak bola amputasi, bukan semata-mata tentang kompetisi mengejar kemenangan. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk membangun inklusivitas, mempererat rasa persaudaraan, dan mengetuk kepedulian kemanusiaan kita,” ujar Dimas, Jumat (4/9/2026).
Ia berharap keberadaan ASKAB PSAI Pamekasan dapat membuka semakin banyak ruang bagi penyandang disabilitas untuk beraktivitas, berprestasi, sekaligus mendapatkan dukungan dari masyarakat. (Ainul/Faz)
Karimata Media Dinamika Madura