Ilustrasi

Haji 2027 Mulai Dipersiapkan, 1.400 Jemaah Pamekasan Masuk Estimasi Berangkat

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah atau 2027 Masehi di Kabupaten Pamekasan mulai dilakukan lebih awal. Sejumlah tahapan persiapan, termasuk rekrutmen petugas hingga persiapan dokumen jemaah, kini mulai berjalan.

Abd. Halim, M.M., M.Pd Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan menyampaikan pihaknya mulai melakukan berbagai persiapan setelah evaluasi penyelenggaraan haji sebelumnya. Rekrutmen petugas untuk PPIH Arab Saudi tenaga kesehatan dan PPIH Kloter disebut telah selesai dilakukan.

“Persiapan untuk haji tahun 1448 Hijriah hingga 2027 Masehi memang start lebih awal. Hari ini kami sudah menyelesaikan rekrutmen PPIH Arab Saudi tenaga kesehatan dan PPIH Kloter,” jelasnya.

Selanjutnya, rekrutmen PPIH Arab Saudi untuk bidang akomodasi, konsumsi, transportasi serta pembimbing ibadah, termasuk pembimbing ibadah kloter, dijadwalkan berlangsung di BKN Regional 2 Surabaya.

Di tingkat Kabupaten Pamekasan, koordinasi juga dilakukan dengan Kantor Imigrasi serta instansi kesehatan untuk mempersiapkan istita’ah kesehatan jemaah. Sebanyak 75 berkas jemaah disebut telah dikirimkan ke Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan untuk persiapan pengurusan paspor.

Baca Juga:  Rumah Warga Murtajih Pamekasan Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp50 Juta

Pengambilan foto untuk paspor jemaah haji tahun 2027 ditargetkan mulai dilakukan pada pekan depan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan agar persiapan administrasi jemaah tidak dilakukan secara terburu-buru menjelang keberangkatan.

“Minggu depan sudah persiapan foto, kami mengawali,” terangnya.

Halim mengatakan, jemaah yang masuk dalam estimasi keberangkatan 2027 juga telah diberikan informasi melalui surat, termasuk kepada kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah. Bagi jemaah yang merasa nomor porsinya sudah masuk jadwal keberangkatan tetapi belum mendapatkan pemanggilan, diminta segera melakukan pengecekan.

“Kalau ada jemaah yang mendengar informasi ini dan nomor porsinya tahun 2027 tetapi belum ada pemanggilan, bisa disampaikan kepada kami. Nanti akan kami cek dan tindak lanjuti,” katanya.

Untuk kuota sementara, jumlah calon jemaah haji Pamekasan yang diperkirakan berangkat pada 2027 mencapai sekitar 1.400 orang. Namun, jumlah tersebut masih berupa estimasi dan jumlah final baru dapat diketahui setelah tahapan pelunasan biaya haji dimulai.

Baca Juga:  Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Sumenep Ringkus 7 Tersangka

“Nanti realnya ketika pelunasan sudah dimulai, baru nanti ketahuan siapa yang siap berangkat dan siap untuk beribadah haji karena pasti akan diawali oleh pemeriksaan kesehatan. Jadi sebelum melunasi Jemaah akan diperiksa kesehatannya,” tambahnya.

Sebelum melakukan pelunasan, jemaah juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisiknya memenuhi syarat istitaah. Jika ditemukan masalah kesehatan, jemaah akan mendapatkan penanganan terlebih dahulu agar kondisinya lebih siap saat waktu keberangkatan tiba.

Halim mengingatkan calon jemaah untuk mulai menjaga kesehatan sejak sekarang, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik. Selain itu, jemaah diminta mengikuti seluruh pembimbingan manasik yang diberikan KBIHU maupun Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan.

Jemaah juga diimbau aktif mengikuti informasi resmi, termasuk melalui Radio Karimata serta media sosial resmi Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Provinsi Jawa Timur, dan Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, agar tidak tertinggal informasi terkait tahapan keberangkatan haji 2027. (Ag/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *