Dilantik Ketua YJI Jatim, dr. H. Hendarto Pimpin Yayasan Jantung Indonesia Pamekasan Periode 2026–2031

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Pamekasan periode 2026–2031 resmi dilantik pada Senin (3/8/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Mashoed, M.Si.

Dalam pelantikan tersebut, dr. H. Hendarto dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Pamekasan periode 2026–2031.

Usai dilantik, dr. Hendarto menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan organisasi agar semakin tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, YJI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung.

“Yayasan Jantung Indonesia memiliki kewenangan untuk terus berkembang dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Harapan kami, organisasi ini semakin maju, tumbuh, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga:  Laga Bergengsi Madura United vs Persija, 883 Personel Gabungan Disiagakan

Ia menegaskan, upaya menekan angka penyakit jantung tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai sektor, baik pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, maupun sektor swasta.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami ingin bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat sehingga risiko penyakit jantung dapat dicegah sejak dini,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sekitar 260 ribu orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini, sehingga menjadi penyebab kematian terbesar kedua setelah stroke. Data tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa persoalan penyakit jantung masih perlu mendapat perhatian serius, terutama melalui upaya pencegahan dan deteksi dini.

Baca Juga:  Hilang Kendali dan Terjatuh di Jalur Mobil Suramadu, Pemotor Asal Surabaya Meninggal Dunia

Dr. Hendarto mengungkapkan, penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Bahkan, diperkirakan terdapat sekitar 22,5 juta kasus penyakit jantung yang memerlukan perhatian serius.

Karena itu, YJI Pamekasan berkomitmen memperkuat program promotif dan preventif melalui edukasi, kampanye gaya hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, serta berbagai kegiatan yang mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan jantung.

“Yayasan Jantung Indonesia siap menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih sehat melalui upaya pencegahan dan promosi kesehatan di Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. (Sukri/Mi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *