Pamekasan Bidik Perputaran Ekonomi Rp5 Miliar dari Harkopnas Jatim

PAMEKASAN, KARIMATAMEDIA – Kabupaten Pamekasan menargetkan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan memproyeksikan perputaran uang selama rangkaian kegiatan Harkopnas mencapai Rp3 miliar hingga Rp5 miliar melalui bazar UMKM yang akan digelar selama enam hari.

Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan Dr. K.H. Kholilurrahman, S.H., M.S.I., saat Kedai Karimata, Sabtu (18/07/2026).

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, kepercayaan menjadi tuan rumah Harkopnas Jawa Timur harus dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat koperasi dan UMKM agar mampu menjadi pilar pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Harkopnas ini bukan sekadar peringatan tahunan. Kami ingin momentum ini menjadi titik awal membangun koperasi yang lebih sehat, kuat, dan benar-benar mampu mendampingi UMKM serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Sejumlah Wilayah di Pamekasan, Rumah Warga dan Fasilitas Pendidikan Rusak

Kholilurrahman menjelaskan, setelah pelaksanaan Harkopnas, Pemkab Pamekasan akan melakukan pendataan seluruh koperasi di wilayahnya. Selanjutnya koperasi akan dipetakan ke dalam tiga kelompok, yakni koperasi yang sudah maju dan mandiri, koperasi kelas menengah yang membutuhkan pembinaan, serta koperasi yang masih berkembang agar pendampingan pemerintah dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Ia menambahkan, perhatian khusus juga akan diberikan terhadap pengembangan koperasi berbasis komoditas tembakau sebagai salah satu sektor unggulan Kabupaten Pamekasan.

Bupati juga mengungkapkan, penunjukan Pamekasan sebagai tuan rumah Harkopnas tingkat Provinsi Jawa Timur berawal dari apresiasi Ketua Dekopinwil Jawa Timur, H. Slamet Sutanto, S.E., M.M., yang terkesan dengan kebersihan dan penataan Kota Pamekasan saat berkunjung beberapa waktu lalu. Dari penilaian tersebut muncul usulan agar puncak Harkopnas Jawa Timur dipusatkan di Pamekasan, yang kemudian disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten.

Baca Juga:  Damkar Pamekasan Padamkan Kebakaran Bangunan Rumah di Kelurahan Patemon

Pada pelaksanaan bazar UMKM yang menjadi salah satu agenda utama Harkopnas, panitia menyiapkan sekitar 175 stan. Sebanyak 50 stan diperuntukkan khusus bagi UMKM asal Pamekasan, sedangkan sisanya akan diisi peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kholilurrahman optimistis bazar tersebut akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Berkaca pada pelaksanaan bazar HIPMI sebelumnya yang mencatat transaksi sekitar Rp1,5 miliar dengan 75 stan, nilai transaksi pada Harkopnas diperkirakan meningkat dua hingga tiga kali lipat.

“Kalau kegiatan bazar sebelumnya mampu mencatat perputaran sekitar Rp1,5 miliar dengan 75 stan, maka pada Harkopnas ini kami optimistis transaksi bisa mencapai Rp3 miliar hingga Rp5 miliar karena skalanya jauh lebih besar,” pungkasnya. (Lumi/Faz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *