Tradisi Per-Peran Berlangsung Kondusif, Polisi Pastikan Lalu Lintas Kembali Lancar

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Kepolisian Resor (Polres) Polres Pamekasan memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan masyarakat saat pelaksanaan tradisi tahunan “Per-Peran” di wilayah pesisir Desa Bandaran dan Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Kamis sore (28/5/2026).

Kasihumas IPDA Yoni Evan Pratama menyampaikan, pihak kepolisian telah melakukan antisipasi sejak awal dengan menerjunkan personel gabungan guna mengurai kepadatan lalu lintas dan mencegah potensi gangguan kamtibmas selama tradisi berlangsung.

“Benar, sore tadi masyarakat pesisir di Kecamatan Tlanakan melaksanakan tradisi Per-Peran. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan total dan gesekan di lapangan, personel Polsek Tlanakan dibantu Polres Pamekasan langsung menggelar apel pengamanan dan disebar ke sejumlah titik rawan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hujan Lebat Sebabkan Dapur Warga Pademawu Ambruk, Kerugian Capai Rp20 Juta

Tradisi iring-iringan kendaraan roda dua maupun roda empat bak terbuka tersebut sempat memicu kepadatan arus kendaraan di sepanjang Jalan Raya Bandaran hingga perbatasan Pamekasan-Sampang. Suasana semakin meriah dengan hiburan musik sound system yang dipasang di depan rumah warga.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Tlanakan AKP Tamsil Efendi dengan fokus pengamanan di lima titik krusial, meliputi sepanjang Jalan Raya Bandaran, jembatan perbatasan Desa Bandaran dan Desa Tanjung, simpang tiga Desa Bandaran, simpang tiga pemakaman Desa Kramat, serta jembatan Desa Kramat.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar tidak berjoget maupun memarkir kendaraan di tengah jalan raya yang menjadi jalur penghubung utama Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Pasutri Asal Pamekasan Jalani Sidang Kasus Dugaan Penganiayaan Kurir COD

“ Kami tidak melarang jalannya tradisi, namun kami mengimbau dengan sangat agar warga tidak berjoget atau memarkir kendaraan di tengah jalan. Jalur protokol ini merupakan urat nadi yang menghubungkan Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang, sehingga kenyamanan pengguna jalan lain tetap harus diprioritaskan,” tambahnya.

Berkat pengamanan personel di lapangan dan kerja sama masyarakat, arus lalu lintas di jalur tersebut kembali normal menjelang pukul 18.00 WIB. Secara umum, rangkaian tradisi Per-Peran di wilayah hukum Polres Pamekasan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Lumi/Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *