Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jati (Foto - doc - karimatamedia)

Khofifah Instruksikan Penyisiran Anak Putus Sekolah di Jawa Timur

KARIMATAMEDIA, SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pesan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Khofifah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkarakter.

Khofifah menjelaskan, tema Hardiknas tahun ini “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” selaras dengan program “Jatim Cerdas – Pendidikan Berdampak, Mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing”. Ia menegaskan pemerataan akses pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Timur.

“Melalui program Jatim Cerdas, kami berharap semua anak Jawa Timur mendapatkan akses dan kesempatan yang sama hingga pendidikan menengah,” ujar Khofifah dalam pernyataannya, Sabtu (02/05/2026)

Baca Juga:  Pesan Presiden FDR Di Hari Radio Se Dunia

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif menyisir anak-anak yang belum bersekolah agar dapat kembali mengakses pendidikan tanpa beban, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemprov Jatim terus memperkuat pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan inspiratif. Sekolah didorong menjadi ruang tumbuh yang aman dan sehat bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Selain itu, pembangunan karakter turut menjadi fokus utama melalui gerakan budaya integritas yang telah dimulai di 38 sekolah di 38 kabupaten/kota dan akan diperluas ke seluruh SMA, SMK, dan SLB. Nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab ditanamkan sebagai fondasi dalam membentuk sumber daya manusia unggul.

Baca Juga:  Dua Jenazah Kembali Ditemukan, Total Korban KMP Tunu Capai 42 Orang

Dalam mendukung pendidikan berdampak, Jawa Timur juga menerapkan pembatasan penggunaan gadget di lingkungan sekolah selama proses pembelajaran. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan konsentrasi belajar serta memperkuat interaksi sosial dan budaya diskusi di dalam kelas.

“Pendidikan berkarakter dan berintegritas menjadi hal penting selain ketercapaian prestasi akademik,” tegasnya.

Di akhir pesannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada para guru, khususnya yang bertugas di pelosok daerah, serta memberikan semangat kepada para pelajar di Jawa Timur.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026. Terima kasih para guru di pelosok Jawa Timur dan seluruh Indonesia. Kepada anak-anakku, siswa-siswi di Jawa Timur, tetap semangat belajar. Semoga sukses, ilmunya manfaat dan barakah,” pungkasnya. (Sukri/Ayg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *