KARIMATAMEDIA, BEKASI – Proses identifikasi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur terus menunjukkan perkembangan. Hingga Selasa (28/4/2026), tim gabungan berhasil mengenali 10 jenazah dari total 15 korban meninggal dunia.
Kepala Biro Dokter Kepolisian Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy Purnama Wirawan menyampaikan, proses identifikasi dilakukan dengan metode ilmiah melalui pencocokan data primer dan sekunder.
“Sebanyak 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi,” ujarnya dikutip dari tvOneNews.
Ia menjelaskan, tim forensik mengutamakan data primer seperti sidik jari, kemudian diperkuat dengan data sekunder berupa barang pribadi serta rekam medis korban guna memastikan keakuratan identitas sebelum diserahkan kepada keluarga.
Dari total korban meninggal, lima jenazah lainnya hingga kini masih dalam proses identifikasi lanjutan oleh tim.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto mengungkapkan bahwa jenazah korban tersebar di sejumlah rumah sakit, dengan mayoritas berada di RS Polri Kramat Jati.
“Sebagian besar proses identifikasi dipusatkan di RS Polri Kramat Jati,” jelasnya.
Selain korban meninggal dunia, insiden ini juga mengakibatkan puluhan penumpang mengalami luka-luka. Data sementara mencatat 76 orang mengalami luka, sehingga total korban dalam peristiwa tersebut mencapai 91 orang.
Seluruh korban meninggal yang telah teridentifikasi diketahui berjenis kelamin perempuan, sementara proses pendataan dan penanganan korban lainnya masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut akan mendapatkan penanganan maksimal.
“Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI,” kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada korban dan keluarga, serta memastikan proses penanganan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
Seluruh korban meninggal yang telah teridentifikasi diketahui berjenis kelamin perempuan, sementara proses pendataan dan penanganan korban lainnya masih terus dilakukan oleh pihak terkait. (Bam/Faz)
Karimata Media Dinamika Madura