Breaking News
ilustrasi

Anak Terlindas Mobil di Palengaan, Keluarga Minta Publik Hentikan Sebaran Video

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang anak kecil terjadi di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (26/04/2026) sekitar pukul 12.40 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, IPDA Slamet Riyadi S.H., M.H., menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut merupakan tabrak manusia yang melibatkan kendaraan minibus dan seorang penyeberang jalan.

Ia menjelaskan, kendaraan minibus bernomor polisi M 1916 AD yang dikemudikan ACH Jailani (22), warga Kecamatan Pasean, melaju dari arah timur ke barat. Saat itu, pengemudi diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya.

“Sehingga terjadi kecelakaan dengan penyeberang jalan dari arah selatan ke utara yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga:  Hiburan Joget Sound Horeg di Pragaan Sumenep Tuai Sorotan Pesantren

Korban diketahui bernama MRA (6), seorang pelajar asal Desa Panaan, Kecamatan Palengaan. Dari hasil penanganan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Faktor utama kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi. Tidak ada saksi yang tercatat dalam kejadian tersebut dan kerugian materiil dilaporkan nihil,” tambahnya.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan yang terlibat, mengamankan barang bukti ke kantor unit laka, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Baca Juga:  BNNP Jatim Gempur Peredaran Narkoba: 15 Kg Sabu & 8 Kg Ganja Dimusnahkan

Di sisi lain, pihak keluarga korban melalui sepupu korban, Aziz, meminta agar video kecelakaan yang sempat beredar di media sosial untuk tidak lagi disebarluaskan.

“Kami minta tolong video yang beredar dihapus, agar tidak memperburuk suasana di tengah duka keluarga, minta tolong dihapus.” Ujarnya saat on air di Radio Karimata.

Informasi yang diterima, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak terkait.

Redaksi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali video kejadian kecelakaan tersebut demi menjaga privasi serta menghormati pihak keluarga korban. (Bam/Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *