KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Ribuan jamaah memadati pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan, Sabtu (21/03/2026) pagi. Tingginya antusiasme masyarakat membuat kapasitas masjid tidak mampu menampung seluruh jamaah.
Sejak pagi hari, jamaah sudah berdatangan dari berbagai penjuru. Akibatnya, area dalam masjid penuh sesak hingga jamaah meluber ke halaman, ruas jalan di sekitar masjid, bahkan hingga ke depan kawasan Bakorwil Pamekasan.
Kondisi tersebut juga berdampak pada area parkir kendaraan. Sejumlah titik di sekitar lokasi dipenuhi kendaraan jamaah, mulai dari Jalan Slamet Riyadi, Diponegoro, Parteker, hingga Jalan Kabupaten yang tampak dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bupati Pamekasan, Kholilur Rahman, yang sekaligus bertindak sebagai imam Salat Ied, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Idul Fitri menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia menegaskan, hari kemenangan ini juga harus dimaknai sebagai ajang memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Idul Fitri bukan hanya tentang kembali ke fitrah, tetapi juga bagaimana kita memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pembangunan yang masih belum maksimal.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan, baik dari segi anggaran maupun sumber daya. Untuk itu kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Pamekasan,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kabupaten Pamekasan dapat bangkit dan terus melangkah maju ke depan. (Fauzi/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura