KARIMATAMEDIA, JEPARA – Madura United harus pulang tanpa poin usai takluk tipis 1-0 dari Persijap Jepara dalam lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (07/02/2026). Kekalahan tersebut terjadi setelah Laskar Sape Kerrab gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang didapat sepanjang pertandingan.
Pelatih Madura United, Carlos, menilai laga berjalan seimbang dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Ia menyebut pertandingan berlangsung 50-50 karena baik Madura United maupun Persijap sama-sama tampil agresif demi mengamankan kemenangan.
“Menurut saya pertandingan berjalan 50-50, kedua tim benar-benar bermain untuk menang. Kami berusaha di babak pertama, dan menurut saya, kami bermain sangat baik,” kata Carlos usai pertandingan.
Carlos menjelaskan, di babak kedua Madura United berupaya meningkatkan tekanan dengan melakukan beberapa perubahan pemain. Langkah tersebut diambil karena tiga poin dinilai sangat penting bagi timnya.
“Di babak kedua, kami juga mendorong tim untuk mencoba memenangkan tiga poin itu. Kami tahu itu akan penting bagi kami, kami melakukan beberapa perubahan, kami memasukkan lebih banyak pemain,” ujarnya.
Namun, Madura United justru kebobolan pada menit ke-64 melalui skema bola mati (GBD) yang diselesaikan Giovani Numberi. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam laga sekaligus penentu kemenangan Persijap.
“Dalam satu kesempatan, saya pikir itu satu-satunya kesalahan dari lini depan kami, kami kebobolan gol. Setelah itu, kami terus berusaha,” ungkap Carlos.
Upaya Madura United untuk menyamakan kedudukan terus dilakukan hingga akhir pertandingan. Bahkan, salah satu peluang sempat membentur mistar gawang, namun gol yang diharapkan tak kunjung tercipta.
“Kami mencoba mencari gol, kami membentur mistar gawang, tetapi yang terpenting adalah gol yang tidak kami dapatkan,” tambahnya.
Kondisi Madura United semakin sulit setelah Luiz Marcelo Morais dos Reis diganjar kartu merah pada menit 90+3. Bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan membuat tim tamu tidak mampu mengejar ketertinggalan.
Dari catatan disiplin, Madura United menerima tiga kartu kuning dan satu kartu merah dalam laga tersebut. Sementara Persijap Jepara hanya mengoleksi dua kartu kuning tanpa kartu merah.
Menutup pernyataannya, Carlos mengakui hasil tersebut dan menyampaikan sportivitas kepada lawan. “Selamat kepada lawan, malam ini bukanlah malam yang baik. Selamat malam untuk kami,” pungkasnya. (Ainul/Ns)
Karimata Media Dinamika Madura