Tekanan Kartu Merah Warnai Laga Madura United Kontra PSIM di Pamekasan

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Madura United harus mengakui keunggulan PSIM setelah kalah dengan skor 0–3 pada laga Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1/2026) malam. Pertandingan yang kick off pukul 19.00 WIB itu berlangsung ketat sejak awal, dengan skor kacamata menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, PSIM tampil lebih efektif memanfaatkan peluang. Tiga gol tim tamu dicetak oleh Fahreza Sudin pada menit ke-56 dan 63, serta Franco Ramos Mingo yang menambah keunggulan pada menit ke-58 dan menit 73 ia diganjar kartu merah. Sementara Madura United berupaya bangkit meski harus bermain dalam tekanan setelah kehilangan pemain.

Pelatih Madura United, Carlos, menilai hasil akhir pertandingan tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya laga, terutama performa timnya sebelum situasi krusial terjadi di akhir babak pertama.

“Hasilnya tidak adil buat kita, karena dengan apa yang kita lakukan di babak pertama, kita tidak layak untuk kalah 0–3 hari ini,” ujar Carlos.

Baca Juga:  Aksi Maling “Ninja” Beraksi Dua Kali di Galis, Bobol Toko Lewat Atap Bangunan

Carlos menjelaskan, hingga menit-menit akhir babak pertama, Madura United tampil solid dan mampu mengimbangi permainan PSIM. Namun situasi berubah setelah kartu merah yang diterima pemainnya.

“Di sekitar 40 menit sebelum kartu merah, kita lakukan sangat baik. Tapi sayang sekali, pertandingan seperti ini kembali diputuskan oleh situasi yang tidak menguntungkan kita. Dua kali beruntun kita kalah setelah kartu merah,” tambahnya.

Baca Juga:  Berhasil Menang di Jatim Open Piala Kemenpora, Atlet Karate Pamekasan Bawa Pulang Belasan Medali

Pada laga ini, Madura United harus bermain dengan 10 pemain setelah Nurdiansyah diganjar kartu merah pada menit 45+1. Tekanan bertambah ketika Miswar Saputra juga menerima kartu merah di masa injury time menit 90+2. Meski demikian, Carlos menegaskan timnya harus segera bangkit.

“Kita harus kerja keras dan move on. Kita harus siap, karena ini sudah terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Madura United, Novan Sasongko, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter dan berjanji tim akan berjuang lebih keras ke depan.

“Saya minta maaf belum bisa menghasilkan kemenangan malam ini. Kami sebagai pemain akan berjuang lebih keras di pertandingan selanjutnya,” ujarnya. (Ainul/Faz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *