AKP Widiarti Saat Memberikan Keterangan kepada Awak Media.

Misteri Kematian Bayi Syifa di Kangean, Polisi Pastikan Akibat Penganiayaan

KARIMATA.NET, SUMENEP – Misteri kematian bayi Syifa (1) di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, mulai terungkap. Polisi memastikan kematian bayi malang itu akibat penganiayaan dengan luka lebam di tubuhnya.

Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat on air di Radio Karimata menjelaskan, hasil pemeriksaan medis menemukan adanya benturan keras yang menyebabkan pendarahan fatal.

“Dari hasil autopsi, penyebab kematian korban adalah benturan benda tumpul di bagian kepala yang menimbulkan pendarahan hebat di otak hingga mengakibatkan kematian,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jaga Pamekasan Tetap Sejuk, Bupati Imbau Warga Tak Terpancing Isu

Menurut Widiarti, kondisi jasad korban yang sudah membusuk saat ditemukan di dalam lemari kamar kos membuat penyelidikan semakin sulit. Namun, polisi memastikan terus mendalami kasus tersebut.

“Siapa pelaku penganiayaan ini masih dalam proses penyelidikan. Tim kami bekerja ekstra untuk mengungkap kasus yang sangat menyita perhatian publik ini,” jelasnya.

Sebelumnya, jasad bayi Syifa ditemukan warga Pulau Kangean pada Senin (1/9/2025) malam. Saat ditemukan, korban terbungkus plastik di lemari lantai dua sebuah kamar kos dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga:  Lalu Lintas Bangkalan Terganggu: Alat Berat Mogok di Tengah Jalan

Hingga kini, polisi masih memburu keberadaan ibu korban, ST Kholila Oktavia, yang lebih dari sepekan tidak diketahui jejaknya. Keberadaan sang ibu menjadi salah satu kunci penting dalam mengungkap misteri kematian bayi Syifa. (Ziyad/Mel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *