KARIMATA.NET, PAMEKASAN – Kabupaten Pamekasan berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, dalam acara UHC Awards. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah dari 33 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Indonesia yang telah berhasil mendaftarkan mayoritas penduduknya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Pamekasan, yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung Program JKN. “Pencapaian UHC di berbagai daerah ini menunjukkan komitmen negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Ma’ruf Amin.
Penghargaan ini juga memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional, dengan adanya pengakuan dari International Social Security Association (ISSA). Penghargaan dari ISSA, yang diserahkan oleh Presiden ISSA, Mohammed Azman, semakin mengukuhkan reputasi Indonesia sebagai negara yang serius dalam melindungi kesehatan warganya.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, turut mengapresiasi kontribusi seluruh kepala daerah, termasuk Pamekasan, yang telah mendukung kesuksesan Program JKN. Ghufron menjelaskan bahwa capaian UHC di berbagai daerah merupakan hasil dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN.
“Per 1 Agustus 2024, jumlah kepesertaan JKN telah mencapai 276.520.647 jiwa, atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia. Pencapaian ini bukan hanya soal jumlah peserta, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” jelas Ghufron.
Untuk mendukung akses layanan kesehatan yang merata, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan 23.205 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.129 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di seluruh Indonesia. BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan bagi masyarakat di daerah terpencil melalui kerja sama dengan rumah sakit terapung.
Sejak awal pelaksanaan Program JKN, BPJS Kesehatan terus menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari sisi penerimaan iuran maupun pemanfaatan layanan. Pada tahun 2023, BPJS Kesehatan mencatat penerimaan iuran sebesar Rp151,7 triliun dengan tingkat kolektibilitas mencapai 98,62%. Selain itu, Rp34,7 triliun telah dialokasikan untuk membiayai pelayanan kesehatan bagi 29,7 juta kasus penyakit berbiaya katastropik.
Ghufron juga menekankan pentingnya deteksi dini untuk mengendalikan angka penderita penyakit katastropik, karena penanganan yang lebih cepat dapat menyelamatkan banyak nyawa. BPJS Kesehatan terus mengembangkan berbagai inovasi untuk mempermudah peserta dalam mengakses layanan, termasuk melalui Aplikasi Mobile JKN yang memungkinkan peserta melakukan pendaftaran, perubahan FKTP, konsultasi dengan dokter, dan pencarian fasilitas kesehatan terdekat secara online.
Dengan pencapaian ini, Kabupaten Pamekasan diharapkan terus mempertahankan prestasinya dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh warganya. Ghufron menutup sambutannya dengan mengajak seluruh kepala daerah yang belum memperoleh predikat UHC untuk mendaftarkan seluruh warganya sebagai peserta JKN, dan bagi yang sudah, untuk terus mempertahankan capaian tersebut. “Dengan Program JKN, diharapkan kualitas hidup masyarakat Indonesia semakin baik,” ujar Ghufron. (Ainul)
Karimata Media Dinamika Madura