Warga Mengeluh Air Macet, PDAM Pamekasan Sebut Sering Padam Listrik di Wilayah Sumber

KARIMATA.NET, PAMEKASAN – Aliran air PDAM di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan tidak normal sejak beberapa hari terakhir.

Informasi ini disampaikan sejumlah pendengar Radio Karimata, salah satunya Abu Kholid warga Jl. Segara, Kabupaten Pamekasan. Aliran PDAM di rumahnya macet sejak 3 hari terakhir.

“Sebelumnya laporan pertama ke Karimata, Alhamdulillah bisa nyala, bahkan tandon di rumah bisa penuh, tapi setelah itu macet lagi, sudah dari 3 hari lalu,” kata Abu kepada Gatekeeper Radio Karimata, Selasa (27/02/2024) siang.

Menanggapi itu, Muhammad Musawwir Kasi Hublang PDAM Pamekasan mengaku macetnya aliran PDAM ke pelanggan itu karena sering terjadi padam listrik di wilayah sumber yang menyebabkan mesin pompa otomatis juga tidak bisa beroperasi.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, Pemkab Pamekasan Bangun SPAM di 63 Titik

“Akhir-akhir ini memang sering padam listrik di wilayah sumber, yang paling sering itu di Sumber Nyamplong dan Banyubulu, sehingga berdampak juga aliran air ke pelanggan,” kata Musawwir saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio Karimata.

Menurutnya kondisi ini sudah terjadi sejak 2 bulan terakhir. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan PLN, dengan hasil pemadaman listrik itu disebabkan faktor cuaca dan beberapa kejadian pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik milik PLN.

Baca Juga:  Viral Pertunangan Anak di Bawah Umur, UPTD PPA Pamekasan Minta Orang Tua Pertimbangkan Psikis Anak

Kata Musawwir, dua sumber yang sering padam listrik itu mengakomodir aliran air ke sejumlah wilayah. Untuk Sumber Banyubulu mengakomodir aliran air di Samatan, Jl. Dirgahayu, Jl. Pintu Gerbang, Asta Barat, Jl. Kabupaten, Jl. Masjid Bagandan, Jl. Gazali, Jl. Bazar, dan Bettet.

“Kalau Sumber Nyamplong itu wilayahnya Kowel, Kolpajung, Jl. Sersan Mesrul, Jl. Agus Salim, Jl. Cokroatmojo, Jl. Segara, Jl. P. Diponegoro, Jl. Jokotole, Jl. R. Abd. Aziz, dan di Jl. Trunojoyo sebagian,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *