Sempat Hilang Sejak Kamis, Ibu Mai Ditemukan dan Dijemput Keluarga Berkat Informasi Karimata

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Ibu Mai, perempuan berusia sekitar 50 tahun asal Desa Pengolaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah sejak Kamis (05/11/2026), akhirnya berhasil dijemput pihak keluarga pada Jumat malam (06/11/2026).

Keberadaan Ibu Mai diketahui setelah seorang anggota Brimob menghubungi Karimata Media dan menginformasikan bahwa perempuan tersebut berada di Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, Jalan Raya Nyalaran, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Berdasarkan keterangan petugas, Ibu Mai sebelumnya terlihat di sekitar area asrama Brimob berdasarkan laporan warga. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas penjagaan langsung mengamankan Ibu Mai dan membawanya ke Mako Brimob.

Baca Juga:  Kuota PPG Batch III di Pamekasan Bertambah, 445 Guru Jalani Assessment

Setelah menerima laporan, anggota Brimob mengirimkan foto perempuan tersebut kepada tim Karimata Media. Foto itu kemudian dicocokkan dengan informasi dan ciri-ciri Ibu Mai yang sebelumnya disampaikan keluarga saat meminta bantuan pencarian.

Setelah identitasnya dipastikan, tim Karimata Media langsung menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan informasi keberadaan Ibu Mai beserta lokasi penjemputannya.

Dalam proses tersebut, pihak keluarga sempat mendatangi studio Karimata Media karena mengalami kesulitan menemukan lokasi Mako Brimob. Tim Karimata kemudian membantu memberikan arahan hingga keluarga berhasil menuju lokasi.

Baca Juga:  Pertamina Tambah Distribusi LPG 1,5 Juta Tabung Selama Libur Panjang

Pada Jumat malam, pihak keluarga akhirnya tiba di Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur dan menjemput Ibu Mai untuk dibawa pulang.

Pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada Karimata Media atas bantuan penyampaian informasi dan arahan selama proses penjemputan.

Karimata Media juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Brimob yang telah melaporkan keberadaan Ibu Mai, serta masyarakat yang turut membantu memberikan informasi. (Ainul/Faz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *