Polres Pamekasan Perkuat Pengawasan Sekolah, Bullying hingga Judi Online Jadi Perhatian

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan membentuk Satgas Preemtive Strike “Polisi Jogo Sekolah” untuk mencegah kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja di lingkungan pendidikan.

Program tersebut ditandai dengan apel Satgas yang dipimpin Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat di Lapangan Mapolres Pamekasan, Oktober 2026. Kegiatan itu dihadiri jajaran pejabat utama Polres, kepala sekolah SMA/SMK/MA, serta sekitar 200 perwakilan pelajar.

Dalam amanatnya, AKBP Wahyu Hidayat mengatakan, sekolah merupakan tempat pembentukan karakter dan persiapan masa depan generasi muda. Namun, lingkungan pendidikan saat ini juga menghadapi berbagai ancaman, mulai dari perundungan, judi online, narkoba, hingga kenakalan remaja.

“Kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Ancaman seperti perundungan (bullying), judi online, bahaya narkoba, hingga kenakalan remaja terus mengintai anak-anak kita. Oleh karena itu, Satgas Polisi Jogo Sekolah ini hadir sebagai langkah preemptive strike atau pencegahan sedini mungkin,” tegasnya.

Baca Juga:  Sigap! Petugas dan Warga Bersama-Sama Evakuasi Pohon Tumbang di Sumenep

Kapolres meminta personel Polri yang bertugas sebagai pendamping dan pengawas sekolah agar mampu menjadi teladan sekaligus sahabat bagi para pelajar. Pendekatan persuasif dinilai penting untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan sejak dini.

“Jadilah teladan dan sahabat bagi para siswa. Dekati mereka dengan hati, dengarkan keluh kesah mereka, dan lakukan tindakan pencegahan sebelum potensi gangguan keamanan dan ketertiban meluas,” pesannya.

Selain melibatkan kepolisian, program tersebut juga mengandalkan sinergi kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mengidentifikasi permasalahan pelajar serta mencari penyelesaian secara persuasif.

Baca Juga:  Tas Ditarik Diduga Jambret, Motor Oleng hingga Tewaskan Penumpang

Kapolres juga mengajak para pelajar, khususnya pengurus OSIS, berperan aktif menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

“Untuk anak-anakku pengurus OSIS, kalian adalah agen perubahan (agent of change). Jadilah pelopor ketertiban dan kedisiplinan. Jangan ragu untuk merangkul teman-temanmu, dan jadilah mata serta telinga yang aktif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat,” ujarnya.

Sebagai informasi, apel Satgas Polisi Jogo Sekolah tersebut ditandai dengan penyematan ban lengan secara simbolis. Kegiatan berlangsung aman dan tertib, kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh peserta. (Sol/Ayg)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *