Berpulang di Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Palengaan Pamekasan Wafat di Makkah

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Kabar duka datang dari Tanah Suci Makkah. Salah satu jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan, H. Muhammad Muntaha atau yang akrab disapa Naji Awi, meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Makkah Al Mukarromah, Selasa (9/6/2026).

Almarhum merupakan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 76 dan berasal dari Dusun Bu’tana, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. H. Muhammad Muntaha juga tercatat sebagai salah satu jemaah yang berangkat melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Assyarifain.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pamekasan, Abdul Halim, membenarkan kabar wafatnya jemaah tersebut. Menurutnya, almarhum meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga:  Dramatis! Kejar-kejaran Polisi dan Pembawa Rokok Ilegal Berakhir Tabrakan di Bangkalan

“Benar, yang bersangkutan meninggal karena sakit,” ujar Abdul Halim saat dikonfirmasi Karimata Media.

Kepergian H. Muhammad Muntaha meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Kabar wafatnya almarhum juga menjadi kesedihan tersendiri bagi sesama jemaah haji asal Pamekasan yang saat ini masih berada di Tanah Suci menjalankan rangkaian ibadah haji.

Meski demikian, wafat di Tanah Suci saat menjalankan ibadah haji merupakan harapan banyak umat Islam. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di tengah perjuangan menyempurnakan rukun Islam kelima, setelah menempuh perjalanan panjang menuju Baitullah.

Baca Juga:  Api Lalap Rumah Gedek, ODGJ di Pamekasan Tak Terselamatkan karena Terpasung

Pihak keluarga di Pamekasan telah menerima informasi terkait wafatnya almarhum. Sejumlah kerabat dan warga turut menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Semoga H. Muhammad Muntaha husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan bersama orang-orang yang saleh. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. (Anisa/Suk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *