Breaking News
Rakhmat Basuki, Pelatih Madura United Saat Konferensi Pers. (Foto:Ist-KarimataMedia)

Madura United Tumbang di Bangkalan, Gagal Keluar dari Zona Merah Usai Dibekuk Dewa United

KARIMATAMEDIA, BANGKALAN – Madura United FC kembali menelan hasil pahit setelah takluk 1-2 dari Dewa United FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (25/04/2026) Kick Off pukul 15.30 WIB.

Madura United sebenarnya tampil menjanjikan di awal laga. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu langsung unggul cepat melalui gol Júnior Brandão pada menit ke-7. Keunggulan tersebut sempat membuat tuan rumah percaya diri dan mampu mengontrol permainan sepanjang babak pertama.

Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Dewa United sukses membalikkan keadaan lewat dua gol cepat Ricky Kambuaya masing-masing pada menit ke-49 dan 52. Perubahan strategi tim tamu membuat Madura United kesulitan mengembangkan permainan hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Malpraktik di Puskesmas Kedungdung, Polres Bangkalan Tegaskan Proses Penyidikan Sesuai Prosedur

Rakhmat Basuki, Pelatih Madura United, mengaku kecewa dengan hasil tersebut, terutama karena timnya kehilangan poin di kandang sendiri. Ia menilai perbedaan terjadi saat babak kedua, ketika lawan melakukan perubahan taktik.

“Sayang sekali kita harus kehilangan poin di kandang hari ini. Tapi secara keseluruhan saya memuji spirit semua pemain. Mereka tidak mau mengalah sampai peluit akhir,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada babak pertama timnya mampu membaca pola permainan Dewa United. Namun, pergantian pemain dan perubahan sistem di babak kedua justru menjadi titik balik yang merugikan timnya.

“Babak pertama kita bisa mengontrol permainan karena sudah menganalisis mereka. Tapi di babak kedua mereka mengubah sistem, dan itu jadi bencana bagi kami. Kami kewalahan,” tambahnya.

Baca Juga:  Anniversary ke-10, Madura United Hadapi PSIM dengan Tiket Spesial

Sementara itu, pemain Madura United, Gio Numberi, menyebut hasil ini bukan yang diharapkan tim. Meski demikian, ia berharap kekalahan tersebut bisa menjadi bahan evaluasi untuk tampil lebih baik ke depan.

“Tentu ini bukan hasil yang kita inginkan, tapi semoga dari pertandingan malam ini kita bisa belajar dan menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Kekalahan ini membuat Madura United gagal keluar dari zona merah klasemen sementara, sekaligus menambah tekanan bagi tim untuk segera bangkit di sisa pertandingan musim ini. (Melli/Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *