KARIMATA MEDIA, PAMEKASN – Penutupan Jalan Raya Pasar Pao, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, untuk kepentingan hajatan pernikahan menuai keluhan dari sejumlah pengguna jalan. Akses utama yang menghubungkan kawasan Pasar Pao dengan Pademawu itu ditutup sejak sehari sebelumnya dan digunakan untuk kegiatan resepsi pada Sabtu (6/6/2026).
Kapolsek Pademawu Iptu Sutikno menjelaskan, penutupan jalan dilakukan karena adanya kegiatan hajatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Untuk mengurangi dampak terhadap pengguna jalan, pihak kepolisian menyiapkan sejumlah jalur alternatif.
“Untuk yang dari arah utara Pasar Pao dialihkan ke Jalan Raya Dasok. Sedangkan dari arah selatan, termasuk dari kawasan Masjid Sotok, diarahkan ke Jalan Raya Dasok maupun melalui jalur Pasar Tegal Lemper dan Soloh Murtajih,” ujar Iptu Sutikno.
Meski telah disiapkan jalur pengalihan, penutupan jalan tersebut tetap dikeluhkan sejumlah warga. Salah satunya Carla, warga Desa Murtajih, yang menyampaikan keluhannya melalui Karimata Media.
Menurut Carla, jalan yang ditutup membentang mulai dari pertigaan Pasar Pao hingga gang Jalan Balai Desa Murtajih, sehingga akses utama masyarakat tidak dapat digunakan sebagaimana biasanya.
“Jalan alternatif Pasar Pao–Murtajih sering macet dan sulit dilalui dua mobil secara bersamaan karena jalannya sempit. Kami terpaksa lewat jalur itu karena akses jalan utama ditutup untuk hajatan,” keluh Carla.
Ia juga mempertanyakan kebijakan penutupan jalan utama yang digunakan masyarakat luas untuk kepentingan acara pribadi.
“Yang menjadi pertanyaan kami, kenapa jalan utama bisa ditutup untuk hajatan selama dua hari. Masyarakat yang setiap hari melintas tentu terdampak dan harus memutar lewat jalan yang lebih sempit,” katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pendengar Karimata lainnya yang menilai penutupan akses utama tersebut mengganggu mobilitas warga menuju Pademawu maupun arah sebaliknya.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama kegiatan berlangsung dan mengurangi potensi kemacetan di sekitar lokasi acara hingga hajatan selesai. (Sukriyanto/Ayg)
Karimata Media Dinamika Madura