Tumbangkan PSM 2-0, Laskar Sape Kerrab Bertahan di Liga 1

KARIMATAMEDIA, BANGKALAN – Madura United memastikan diri tetap bertahan di Liga 1 musim depan usai meraih kemenangan penting atas PSM Makassar pada pekan terakhir Liga 1 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/05/2026). Kemenangan dramatis dengan skor akhir 2-0 itu sekaligus menyelamatkan Laskar Sape Kerrab dari ancaman degradasi.

Dua gol Madura United diborong Junior Brandao. Penyerang asal Brasil ini membobol gawang PSM Makassar pada menit 42’ dan 53’.

Pelatih caretaker Madura United, Rakhmat Basuki mengaku sangat bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil perjuangan seluruh elemen tim yang berjuang keluar dari tekanan sepanjang musim.

“Yang pertama saya sangat bersyukur karena hari ini kita diberikan kemenangan, juga memastikan bahwa kita masih stay di Liga 1 untuk musim depan,” ujar Rakhmat Basuki dalam konferensi pers usai pertandingan.

Ia mengungkapkan, pertandingan berjalan sulit terutama pada babak pertama. Para pemain sempat terlihat frustrasi karena PSM Makassar tampil sangat baik dan memberi tekanan sepanjang laga. Namun situasi berubah di babak kedua setelah pemain mampu menjalankan instruksi tim pelatih dengan lebih tenang.

Baca Juga:  Butuh Waktu 15 Jam, Evakuasi Truk yang Terguling di Galis Bangkalan Tuntas

Rakhmat menyebut game plan yang disiapkan berjalan maksimal di paruh kedua pertandingan hingga Madura United akhirnya mampu mengontrol jalannya laga dan mengunci kemenangan penting.

Sementara itu, pemain Madura United, Giovani Numberi mengatakan keberhasilan bertahan di Liga 1 bukan hanya hasil kerja keras pemain di lapangan, tetapi juga dukungan seluruh staf pelatih dan elemen tim yang terus memberi motivasi hingga akhir musim.

“Pastinya ada rasa bangga dari kami untuk bisa membawa tim ini tetap bertahan di Liga 1,” kata Gio.

Rakhmat Basuki juga menceritakan beratnya menjaga mental pemain di tengah rentetan hasil buruk yang sempat dialami tim musim ini. Ia mengaku tantangan terberat adalah membangkitkan kembali kepercayaan diri pemain agar yakin memiliki kualitas yang sama dengan tim lain.

Bahkan di tengah tekanan kompetisi, sempat terjadi konflik antarpemain saat latihan. Namun situasi tersebut berhasil diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan demi satu tujuan, yakni menyelamatkan Madura United dari degradasi.

Baca Juga:  Annisa Zhafarina: Kehadiran Cristian Rontini Tambah Kekuatan Laskar Sapeh Kerrab

Dalam sesi konferensi pers, Rakhmat juga mengungkap nazar pribadinya apabila Madura United berhasil bertahan di Liga 1. Ia mengaku selama ini rutin menyisihkan gajinya untuk membeli sembako bagi warga kurang mampu di sekitar rumahnya. Setelah tim dipastikan selamat, ia bernazar akan melipatgandakan bantuan tersebut hingga tiga sampai lima kali lipat.

“Kalau tim ini lolos, saya akan melipatgandakan sembako yang akan saya berikan kepada orang-orang yang tidak mampu di sekitar lingkungan rumah saya,” ungkapnya.

Di akhir sesi, suasana konferensi pers berubah penuh kehangatan dan emosional. Para pemain, staf pelatih, hingga awak media ikut larut dalam rasa lega setelah Madura United sukses menutup musim dengan kemenangan yang memastikan mereka tetap bersaing di Liga 1 musim depan. (Fauzi/Ain)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *