KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Seorang siswa Raudhatul Athfal (RA) As Shufiyah di Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, nyaris terlindas mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sabtu (31/1/2026). Korban berinisial MAI (6) mengalami luka robek di bagian kepala hingga harus mendapatkan 14 jahitan.
Insiden tersebut terjadi saat mobil MBG hendak mengantar makanan ke lingkungan sekolah RA As Shufiyah. Akibat kejadian itu, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Palengaan untuk mendapatkan perawatan medis dan sempat menjalani penanganan intensif.
Mitra SPPG Dapur Potoan 2 Kecamatan Palengaan, Abd Hakim, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian itu bukan disebabkan oleh kelalaian petugas pengantar MBG.
“Saat kendaraan mundur, anak itu naik dan bergelantungan di mobil. Ketika mobil berjalan mundur, anak tersebut terjatuh,” ujarnya kepada Karimata Media, Senin (02/02/2026).
Menurutnya, sopir mobil tidak mengetahui masih ada anak yang berada di bagian belakang kendaraan saat proses mundur dilakukan. Kondisi tersebut membuat korban terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala.
“Sopir tidak melihat masih ada anak yang bergelantungan di kendaraan,” jelasnya.
Abd Hakim juga menyampaikan pihaknya telah berupaya bertanggung jawab dengan menawarkan bantuan biaya perawatan kepada keluarga korban. Namun, tawaran tersebut tidak diterima oleh pihak keluarga.
“Kami sudah berusaha memberikan uang perawatan kepada keluarga korban, tapi mereka tidak mau,” ucapnya.
Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan perawatan medis. Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar dan menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak, khususnya di area sekolah dan aktivitas kendaraan operasional. (Lumi/Suk)
Karimata Media Dinamika Madura