Pamekasan Punya Pordasi, Pertama dalam Sejarah Olahraga Berkuda

KARIMATEMEDIA, PAMEKASAN – Kabupaten Pamekasan kini memiliki wadah resmi bagi masyarakat yang menekuni olahraga berkuda. Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Pamekasan resmi terbentuk melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar pada Minggu (9/8/2026).

Dalam musyawarah yang berlangsung di aula salah satu rumah sakit di Pamekasan itu, Muhammad Subhan terpilih sebagai Ketua Pordasi Kabupaten Pamekasan Priode 2026 -2030 . Sementara H. Edy Rauf sebagai penggagas dipercaya sebagai sekretaris.

Bagi Edy, terbentuknya Pordasi bukan sekadar melengkapi organisasi olahraga di Pamekasan. Lebih dari itu, keberadaan organisasi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengembangkan olahraga berkuda sekaligus mencari bibit atlet baru di daerah.

“Alhamdulillah, sejak adanya Kabupaten Pamekasan, baru kali ini terbentuk Pordasi, yaitu Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia di Kabupaten Pamekasan,” ujar Edy.

Ia mengatakan, Pordasi Pamekasan nantinya tidak hanya menaungi olahraga pacuan kuda. Sejumlah nomor olahraga berkuda lainnya juga dapat dikembangkan, termasuk memanah dan lompat rintangan.

Baca Juga:  Kenaikan BPP Tembakau Pamekasan 2024, Pemkab Berkomitmen Sejahterakan Petani

Karena itu, Edy ingin olahraga berkuda tidak berhenti sebagai hobi yang digemari sebagian masyarakat. Menurut dia, olahraga tersebut harus diarahkan menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan atlet berprestasi.

“Ini bukan hanya sekedar hobi, tapi juga menciptakan prestasi. Nanti membawa nama besar Kabupaten Pamekasan,” katanya.

Langkah awal pun telah disiapkan. Pordasi Pamekasan dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Jawa Timur yang akan berlangsung di Kabupaten Situbondo pada 6 September dan Kabupaten Pasuruan pada 27 September 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, Pordasi Pamekasan akan turun pada nomor pacuan kuda jarak 1.000 meter dan 600 meter.

Edy berharap keikutsertaan dalam kejuaraan tersebut menjadi awal bagi atlet-atlet Pamekasan untuk mengenal kompetisi yang lebih luas. Dalam jangka panjang, Pordasi akan melakukan penjaringan dan pembinaan atlet muda, baik putra maupun putri. Targetnya tidak berhenti di tingkat Jawa Timur.

Baca Juga:  Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Warga Terdampak Longsor di Sana Daja Pasean Pamekasan

“Kami ingin menciptakan atlet-atlet anak muda yang bisa go Jawa Timur, go nasional, maupun go internasional,” tutur Edy.

Menurut Edy, dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan target tersebut. Ia berharap masyarakat Pamekasan semakin mengenal olahraga berkuda dan tertarik untuk ikut mengembangkannya.

“Kami berharap didukung Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan semua elemen masyarakat,” ujarnya.

Dengan terbentuknya Pordasi, Pamekasan kini memiliki wadah legal untuk mengembangkan olahraga berkuda secara lebih terarah. Edy berharap organisasi tersebut nantinya tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Pamekasan dan Madura secara lebih luas. (Sukri/Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *