PTMSI Pamekasan Juara Umum Kejurprov Tenis Meja Jatim 2026, Raih 3 Emas

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Pamekasan keluar sebagai juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja Jawa Timur 2026 di Mojokerto, setelah mengoleksi tiga medali emas, dua perak dan satu perunggu.

Pelatih PTMSI Pamekasan, Anang, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil dari proses pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui sejumlah klub tenis meja di Kabupaten Pamekasan.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan juara umum di Kejurprov tahun 2026. Perolehan kita tiga emas, dua perak dan satu perunggu,” kata Anang saat on air di Radio Karimata, Minggu (9/8/2026) malam.

Tiga medali emas Pamekasan masing-masing diraih Ira di kategori U-19 putri, Rani di U-15 putri, dan Zee di U-17 putri.

Sementara dua medali perak diraih Zee pada kategori U-15 putri dan Rani di U-17 putri. Sedangkan satu medali perunggu dipersembahkan Mubas dari kategori U-11 putra.

Baca Juga:  80 Tahun Merdeka, Pamekasan Bangkitkan Semangat Lewat Lomba-Lomba Inspiratif

Anang menjelaskan, PTMSI Pamekasan mengirim sekitar 14 atlet untuk mengikuti sejumlah kelompok usia, mulai dari U-11, U-13, U-15, U-17 hingga U-19, baik putra maupun putri.

Menurutnya, atlet yang diberangkatkan ditentukan berdasarkan prestasi dan perkembangan latihan selama 2025 hingga 2026. Penentuan tersebut dilakukan melalui rapat bersama pengurus PTMSI dan klub-klub tenis meja di Pamekasan.

“Yang berangkat ini sesuai hasil rapat bersama ketua dan pengurus klub. Dasarnya prestasi dan pencapaian latihan mereka selama tahun 2025 sampai 2026,” jelasnya.

Dalam pembinaan atlet, PTMSI Pamekasan juga melibatkan sejumlah klub sebagai tempat latihan, di antaranya PTM Kamboja 20, PTM Galang Cipta Utama, PTM Sinar Baru dan PTM Elang Hitam.

Anang menyebut, persiapan menghadapi Kejurprov dilakukan dengan meningkatkan latihan atlet. Sejumlah atlet juga menjalani latihan di luar daerah agar persiapan menghadapi pertandingan lebih maksimal.

Baca Juga:  Puluhan Siswa SD di Pamekasan Diduga Keracunan Jajanan, Beberapa Keluhkan Mual Sampai Muntah

Namun, pembinaan atlet masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan fasilitas serta kebutuhan biaya saat mengikuti kejuaraan. Dukungan pengurus dan orang tua atlet disebut menjadi salah satu faktor penting dalam keberangkatan kontingen Pamekasan ke Mojokerto.

“Kendala kami fasilitas dan kebutuhan atlet yang harus dicukupi. Untuk keberangkatan juga dibantu oleh ketua dan orang tua atlet, sehingga perjalanan pertandingan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Anang berharap perhatian terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Pamekasan terus ditingkatkan, khususnya dalam pemenuhan fasilitas latihan dan pertandingan.

Ia juga berpesan kepada para atlet agar tidak cepat puas dengan capaian yang diraih dan tetap menjaga semangat latihan untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Pesan saya kepada atlet-atlet yang ada di Pamekasan, tetap berlatih dan semangat. Meskipun dalam keadaan yang tidak diinginkan, kita terus berjuang demi prestasi.” Pungkasnya. (Bam/Faz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *