KKN Posko 05 UIN Madura Dampingi UMKM Madulang Urus NIB dan Sertifikasi Halal

KARIMATA MEDIA, SAMPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 05 UIN Madura mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dalam mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal produk. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu UMKM meningkatkan legalitas sekaligus daya saing produk lokal.

Program pendampingan ini dilakukan secara bertahap sejak awal pelaksanaan KKN. Mahasiswa terlebih dahulu memetakan sejumlah kendala yang dihadapi pelaku UMKM, mulai dari belum memiliki merek atau nama produk, belum mempunyai NIB, hingga belum melakukan sertifikasi halal.

Kondisi tersebut banyak ditemukan pada pelaku UMKM yang memproduksi kerupuk dan keripik berbahan dasar singkong. Bahan baku tersebut umumnya berasal dari tanaman singkong yang ditanam dan dipanen sendiri oleh masyarakat Desa Madulang.

Kepala Desa Madulang, Abdullah, menyampaikan dukungan terhadap pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN, khususnya dalam membantu UMKM hingga proses sertifikasi halal.

“Alhamdulillah teman-teman KKN mau membantu UMKM di Desa Madulang sampai titik sertifikasi produk halal. Tanpa terputus komunikasi dengan saya ataupun pihak terkait, saya sering mengingatkan teman-teman untuk tetap semangat dan selalu berkonsultasi jika ada kendala sesuatu,” ujarnya.

Baca Juga:  Sepeda Motor Tabrak Truk di Suramadu, Korban Luka Ringan

Selain persoalan merek dan branding, mahasiswa juga menemukan masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki NIB. Karena itu, KKN Posko 05 melakukan sosialisasi secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah pelaku UMKM atau secara door to door.

Mahasiswa juga menemukan adanya kekhawatiran masyarakat terkait proses pengurusan legalitas usaha. Sebagian pelaku UMKM mengaku belum mengurus NIB dan sertifikasi halal karena khawatir dikenakan biaya atau proses penerbitannya akan sulit.

Memasuki minggu ketiga pelaksanaan KKN, mahasiswa kemudian memberikan bimbingan terkait pembuatan NIB dan penerbitan sertifikasi halal bersama Lastri, perangkat Dinas Koperasi Kecamatan Omben, pada Rabu (5/8/2026).

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Posko 05, M. Haris Hidayatullah, M.SEI, mengapresiasi program pendampingan tersebut karena dinilai sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM di Desa Madulang.

“Kami sivitas akademika UIN Madura, khususnya saya sebagai DPL, mengapresiasi program kerja mahasiswa KKN di Desa Madulang ini yang berfokus pada pendampingan sertifikasi halal UMKM. Program ini menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, yaitu menciptakan fondasi tata kelola yang baik, serta peningkatan daya saing dan perluasan jangkauan pasar produk lokal,” katanya.

Baca Juga:  Viral Video Pertikaian di Sampang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Dalam pendampingan tersebut, mahasiswa tidak hanya membantu pengurusan legalitas. Pelaku UMKM juga mendapat pendampingan dalam menentukan nama merek dan membangun branding produk, sehingga produk yang dihasilkan masyarakat memiliki identitas yang lebih jelas.

Pendampingan itu mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya Naberah, pelaku usaha keripik singkong di Dusun Duwak Daging, Desa Madulang, yang menyampaikan terima kasih atas bantuan mahasiswa KKN Posko 05 dalam mengembangkan usahanya.

Haris berharap hasil pendampingan tersebut dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat meski masa KKN telah berakhir. Menurutnya, legalitas usaha dan penguatan branding dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk berkembang dan memperluas pemasaran.

“Kami berharap hasil program ini dapat terus dimanfaatkan setelah KKN berakhir dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong transformasi digital serta penguatan ekonomi masyarakat desa,” pungkasnya. (Fauzi/Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *