KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyinggung persoalan kemiskinan dan pendidikan anak terlantar saat menghadiri kegiatan Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Auditorium UIN Madura, Minggu (10/5/2026).
Dalam sambutannya, ia mengaku tersentuh setelah menyaksikan tayangan video mengenai kondisi masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup dari mengais sampah.
“Tadi kita melihat langsung bagaimana mereka mengais rezeki dari sampah, bagaimana pendidikan mereka terlantar,” ujarnya.
Menurutnya, program prioritas nasional yang dijalankan pemerintah pusat menjadi harapan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin dan kelompok rentan.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pamekasan saat ini tengah menyiapkan pengembangan program Sekolah Rakyat. Hingga saat ini, jumlah siswa yang mengikuti program tersebut tercatat sebanyak 50 orang.
Selain itu, pemerintah daerah telah menyiapkan dua titik lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan berharap realisasinya dapat dilakukan sebelum Oktober 2026.
“Kami berharap sebelum Oktober bisa terealisasi,” katanya. (Ainul/Ns)
Karimata Media Dinamika Madura