Puncak Hardiknas di Pamekasan, Menteri Pendidikan Ajak Bangun Generasi Indonesia Kuat dan Berakhlak

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI menegaskan tema Hardiknas 2025-2026, Menguatkan Proses Situasi Semesta untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, sebagai amanat konstitusi dalam membangun generasi Indonesia yang kuat, cerdas, sehat, dan berkarakter menuju Generasi Emas 2045.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti mengatakan pendidikan bukan hanya soal pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup, karakter, serta peradaban bangsa. Ia menyebut selama dua tahun terakhir berbagai program pendidikan telah dijalankan bersama untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan di Indonesia.

“Konsep pembelajaran mendalam atau deep learning yang saat ini dikembangkan pemerintah sebenarnya memiliki akar kuat dalam tradisi pendidikan pesantren. Salah satunya merujuk pada kitab Ta’limul Muta’allim yang mengajarkan pentingnya memuliakan ilmu, guru dan adab dalam belajar,” Jelasnya saat menghadiri Hardiknas di Pamekasan.

Baca Juga:  Dua Mobil Terbakar di Pegantenan, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selain pembelajaran, pemerintah juga mendorong pembiasaan hidup sehat melalui tujuh kebiasaan anak Indonesia, di antaranya bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, serta membangun lingkungan sosial yang baik. Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan terus menerus akan membentuk akhlak dan kepribadian generasi bangsa.

“ Program lain seperti Pagi Ceria, di mana siswa dibiasakan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum belajar sebagai upaya menanamkan cinta tanah air sejak dini. Pemerintah juga memperkuat pendidikan karakter melalui upacara bendera dan penguatan nilai-nilai pelajar Indonesia,” Jelasnya.

Baca Juga:  Konsolidasi Jurnalistik PWI Pamekasan Bahas Etika, Tantangan, dan Hindari Fitnah dalam Pemberitaan

Lima pesan utama kepada pelajar Indonesia yang terus digaungkan pemerintah yakni beriman dan bertakwa, menghormati orang tua dan guru, belajar sungguh-sungguh, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air Indonesia.

Abdul Mu’ti  juga mengingatkan bahwa pendidikan adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Anak-anak yang saat ini berada di bangku TK, SD hingga SMA disebut sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia di masa mendatang.

“Melalui pendidikan yang baik, kita ingin melahirkan generasi yang kuat, hebat dan membawa kemajuan bagi Indonesia,” tutupnya. (Anisa/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *