KARIMATA MEDIA, SUMENEP — Jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada tahun 2026 terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sumenep, Ahmad Halimy, menjelaskan bahwa keempat kloter tersebut yakni kloter 77, 78, 79, dan 81. Tiga kloter pertama sepenuhnya diisi oleh jemaah asal Sumenep.
“Kloter 77, 78, dan 79 itu seluruhnya jemaah Sumenep. Sementara kloter 81 merupakan kloter gabungan, terdiri dari 208 jemaah Sumenep serta tambahan jemaah dari NTT dan Surabaya,” kata Halimi, Selasa (07/04/2026) kepada Karimata Media
Ia menambahkan, seluruh kloter dijadwalkan masuk asrama haji pada tanggal yang sama, yakni 11 Mei 2026, meski dengan perbedaan waktu keberangkatan.
Terkait persiapan, Halimy memastikan bahwa seluruh jemaah telah mengikuti manasik haji di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebelum bulan Ramadan.
Meski demikian, dalam waktu dekat masih akan digelar manasik tambahan (manasik susulan) yang bisa diikuti oleh jemaah yang ingin memperdalam pemahaman ibadah haji.
Halimy mengimbau para jemaah untuk terus mempersiapkan diri, baik secara fisik, materi, maupun spiritual menjelang keberangkatan.
“Harapan kami, jemaah tetap menjaga kesiapan dan terus berdoa agar pelaksanaan haji berjalan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Untuk musim haji 2026, sebanyak 1.330 CJH asal Sumenep telah masuk kloter. 13 jemaah masuk daftar cadangan jadi total 1.343 orang. (Sukri/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura